
Kepala BGN yang baru, Nanik S. Deyang (CNBC Indonesia/Martyasari RIzky)
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Dadan Hindayana. Pergantian tersebut menjadi sinyal kuat pemerintah untuk memperketat pengawasan, memperbaiki tata kelola, dan meningkatkan kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan keputusan itu diambil setelah Presiden melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan MBG selama sekitar 1,5 tahun terakhir. Hasil evaluasi menunjukkan masih adanya catatan terkait kedisiplinan menjalankan SOP, tata kelola, serta pengawasan kualitas makanan bagi penerima manfaat.
Nanik bukan sosok baru di BGN. Sebelum dipercaya memimpin lembaga tersebut, ia menjabat Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi. Mantan jurnalis senior itu dikenal aktif melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur-dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memastikan standar kebersihan, keamanan pangan, dan manajemen operasional berjalan sesuai ketentuan.
Ketegasannya terlihat dari kebijakan penangguhan ribuan SPPG yang dinilai belum memenuhi standar. Hingga 29 Mei 2026, dari 27.208 SPPG yang beroperasi, sebanyak 8.182 unit pernah ditangguhkan. Sebanyak 5.659 di antaranya telah kembali beroperasi setelah melakukan perbaikan, sementara 2.213 lainnya masih dalam masa penangguhan.
Penunjukan Nanik dinilai mencerminkan keinginan Presiden Prabowo agar Program MBG tidak hanya diperluas cakupannya, tetapi juga dijalankan dengan disiplin, transparan, dan berkualitas. Kini, dari posisi pengawas yang kerap menemukan pelanggaran di lapangan, Nanik ditantang memastikan seluruh dapur MBG di Indonesia mampu memenuhi standar yang sama demi menjaga kualitas gizi jutaan penerima manfaat.[edi]