
Para korba KMP Aceh Hebat 2 saat di rawat di RUSDZA. Foto/mediasurak.id/Raudhah
MEDIASURAK.ID, Banda Aceh – Duka kembali menyelimuti insiden ledakan mesin KMP Aceh Hebat 2 yang terjadi di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Salah seorang korban, Fahri Herdi Eko, dilaporkan meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama lebih dari sepekan akibat luka yang dialaminya pascakejadian.
Kabar duka tersebut dikonfirmasi General Manager ASDP Cabang Banda Aceh, Andri Setiawan, Minggu (21/6/2026). Menurutnya, Fahri mengembuskan napas terakhir pada Sabtu (20/6) setelah mendapatkan penanganan medis intensif di rumah sakit.
“Seluruh jajaran ASDP menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum Fahri Herdi Eko. Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” ujar Andri.
Ia juga menyampaikan simpati kepada keluarga yang ditinggalkan dan berharap mereka diberi ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan tersebut.
Menurut Andri, sejak terjadinya ledakan pada 12 Juni lalu, perhatian utama ASDP difokuskan pada penanganan dan pemulihan para korban. Berbagai bentuk dukungan dan pendampingan terus diberikan, baik kepada korban maupun keluarga mereka.
“Kami terus memastikan kebutuhan medis dan koordinasi penanganan berjalan secara optimal. ASDP juga akan terus memberikan pendampingan dan dukungan kepada keluarga almarhum serta korban lainnya yang masih menjalani perawatan,” katanya.
ASDP turut menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan, petugas pelabuhan, aparat keamanan, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses evakuasi serta penanganan korban sejak hari pertama kejadian.
Sementara itu, terkait penyebab ledakan, Andri menegaskan pihaknya tetap berkoordinasi dengan instansi terkait dan mendukung penuh proses investigasi yang masih berlangsung.
“Kami menghormati seluruh tahapan penyelidikan yang sedang dilakukan dan berkomitmen menindaklanjuti hasil evaluasi yang nantinya dikeluarkan sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan operasional,” ujarnya.
Meninggalnya Fahri Herdi Eko menambah duka atas insiden ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang sempat menggegerkan masyarakat Aceh. Di tengah proses investigasi yang masih berjalan, publik berharap penyebab pasti kejadian dapat segera terungkap agar peristiwa serupa tidak kembali terulang.
Tragedi ini menjadi pengingat bahwa keselamatan transportasi laut harus menjadi prioritas utama. Sebab, di balik setiap insiden, selalu ada keluarga yang menanti dan berharap orang-orang yang mereka cintai pulang dengan selamat.
[Raudhatul Jannah]