
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Enam atlet angkat besi yang tergabung dalam Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) Aceh, ambil bagian di Kejuaraan Nasional Angkat Besi Remaja dan Junior pupuk Indonesia 2026 di Semarang Jawa Tengah. Mereka akan tampil dikelas 49 hingga 75 kilogram kejuaran angkat besi bergensi di Indonesia itu.
“Alhamduliah persiapan kita sudah sangat matang. Pemusatan latihan bagi para atlet sudah kita lakukan sejak tahun lalu,” Ketua Harian PABSI Aceh, Kompol Dr. Marzuki, SH, MSi disela melepas keberangkatan para atlit, Minggu (19/07/2026) kemarin.
Marzuki berharap seluruh atlet mampu mengharumkan nama Aceh dengan torehan prestasi yang diraih di ajang angkat besi tahunan itu. Selain menjunjung tinggi sportivitas, ia meminta para atlet menjaga stamina agar mampu tampil maksimal serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Jaga nama baik Aceh selama mengikuti seluruh rangkaian kejuaraan,” pesan Marzuki.
Keenam atlit PABSI tersebut akan didampingi dua pelatih, masing-masing Habibie Adha dan Dicky Imam Bahesti, yang selama ini menangani program latihan para lifter muda Aceh itu. Adapun keenam atlit PABSI yang akan tampil di kejuaran tersebut terdiri empat putra dan dua putri.
Empat atlet putra tersebut yakni:
1.Muhammad Hafiz di kelas 55 kilogram
2.Rifki Muammar kelas 60 kilogram
3.Muhammad Ramadhani kelas 65 kilogram
4.Muhammad Fajri Asshidiq di kelas di atas 75 kilogram
Adapun dua atlit putri yakni:
1.Nurfiyanti Ramadhini di kelas 49 kilogram
2.Nisma Safrin bermain diatas 57 kilogram.

Sementara itu, Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PABSI Aceh, Efendi Eria mengatakan, Kejurnas Angkat Besi Remaja dan Junior Pupuk Indonesia dijadwalkan berlangsung di Ballroom KHAS Hotel, Semarang mulai Selasa 20 hingga 24 Juli 2026 .
“Selain atlet, pada kejuaraan tahun ini, PABSI Aceh juga mengirim seorang ofisial, serta satu wasit wanita Fitri Ramayana yang bertugas pada kejuaraan ini. Dia mendapat undangan langsung dari Pengurus Besar (PB) PABSI,”ungkapnya.

Menurutnya, keikutsertaan Aceh di ajang ini bukan sekedar mengejar prestasi tapi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan yang dilakukan PABSI Aceh. “PABSI Aceh terus berupaya melahirkan atlet-atlet angkat besi potensial melalui pembinaan sejak usia dini. Ini agar regenerasi atlet tetap berjalan dan Aceh tetap mampu mengukir prestasi di ajang angkat besi.” tutupnya.



