
Mitchell Baker, hattrick ketika Indonesia tekuk Kamboja 5-1.
MEDIASURAK.ID, JAKARTA – Timnas Indonesia tak hanya meraih tiga poin saat membungkam Kamboja 5-1 pada laga Grup A Piala AFF 2026, tetapi juga mengubah peta persaingan di kawasan Asia Tenggara. Penampilan impresif Garuda membuat media Vietnam mulai memberikan perhatian serius terhadap kekuatan baru Indonesia, terutama setelah Mitchell Baker tampil luar biasa dengan torehan hattrick pada laga debutnya.
Kemenangan meyakinkan di Stadion Pakansari, Bogor, menjadi jawaban atas berbagai keraguan yang sebelumnya muncul terhadap skuad asuhan Patrick Kluivert yang tampil tanpa sejumlah pemain terbaiknya.
Mitchell Baker menjadi bintang kemenangan setelah mencetak tiga gol hanya dalam waktu 56 menit. Sementara dua gol lainnya lahir melalui Sandy Walsh dan Jens Raven.
Performa striker bertinggi 1,96 meter itu langsung menjadi pembahasan utama sejumlah media Vietnam.
Media Doisongphapluat menilai kehadiran Baker berpotensi menjadi ancaman besar bagi Vietnam yang berada satu grup dengan Indonesia.
“Striker Indonesia setinggi 1,96 meter ini membuat pelatih Kim Sang Sik pusing,” tulis media tersebut.
Analisis mereka menyebut Baker memiliki keunggulan dalam duel udara dan sangat efektif membaca arah umpan silang sehingga sulit dihentikan pemain bertahan lawan.
Media olahraga Bongda juga memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan pemain naturalisasi tersebut.
Menurut Bongda, Indonesia kini memiliki sosok penyerang yang mampu menjadi pembeda dalam pertandingan-pertandingan penting.
“Mitchell Baker, pemain yang baru dinaturalisasi dua pekan lalu, tampil luar biasa dengan mencetak hattrick dan membawa Indonesia menghancurkan Kamboja,” tulis media itu.
Sementara Zingnews menilai kemenangan Indonesia merupakan bukti bahwa kedalaman skuad Garuda tetap kompetitif meski tanpa seluruh pemain terbaiknya.
Media tersebut menyebut kemenangan atas Kamboja menjadi pesan jelas bagi seluruh kontestan Grup A bahwa Indonesia tetap menjadi salah satu kandidat kuat untuk melangkah jauh di turnamen ini.
Hasil itu membuat persaingan klasemen Grup A semakin ketat. Singapura masih memimpin dengan enam poin, sedangkan Vietnam dan Indonesia sama-sama mengoleksi tiga poin. Vietnam unggul selisih gol setelah kemenangan 7-0 atas Timor Leste.
Jika performa seperti saat menghadapi Kamboja mampu dipertahankan, Indonesia diyakini akan menjadi lawan yang semakin sulit ditaklukkan. Bahkan sebelum kedua tim bertemu di lapangan, kemenangan Garuda sudah lebih dulu memancing kewaspadaan media dan publik Vietnam, menandakan rivalitas kedua negara memasuki babak baru yang semakin menarik.[hh]



