
Ketua DPRA, Zulfadhli
MEDIASURAK.ID,BANDA ACEH — Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) memasang alarm terhadap realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2026 yang hingga 18 September baru mencapai 57,89 persen, sementara Pemerintah Aceh menargetkan realisasi mencapai 62 persen hingga akhir September.
Ketua DPRA Zulfadhli alias Abang Samalanga meminta seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) tidak lengah menghadapi sisa waktu tahun anggaran. Ia meminta kegiatan yang masih tertahan pada tahapan pengadaan, kontrak maupun pelaksanaan fisik segera dievaluasi dan dipercepat.
“Saya minta seluruh SKPA jangan lengah. Waktu terus berjalan. Percepat pekerjaan, selesaikan kegiatan dan pastikan setiap rupiah APBA memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” kata Zulfadhli dalam keterangannya di Banda Aceh, Senin (21/9/2026).
Menurut Zulfadhli, perhatian DPRA tidak semata-mata diarahkan pada tingginya angka serapan anggaran. Yang lebih penting, kata dia, realisasi keuangan harus berjalan seiring dengan kemajuan fisik dan manfaat program di lapangan.
“Jangan tunggu akhir tahun. Yang bisa diselesaikan hari ini, selesaikan hari ini. APBA adalah uang rakyat Aceh, dan rakyat berhak melihat hasilnya,” ujarnya.
Ia meminta kepala SKPA melakukan evaluasi terhadap program masing-masing, terutama kegiatan yang belum bergerak optimal. Percepatan juga dinilai penting karena belanja pemerintah merupakan salah satu instrumen yang dapat menggerakkan aktivitas ekonomi daerah.
“Kalau serapan kita rendah, kasihan rakyat, ekonomi Aceh juga bisa stagnan,” kata Zulfadhli.
Karena itu, DPRA akan terus menggunakan fungsi pengawasannya untuk memantau perkembangan realisasi APBA 2026 hingga akhir tahun. Pengawasan tersebut, menurut Zulfadhli, diperlukan agar anggaran tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar menghasilkan pembangunan dan pelayanan yang dirasakan masyarakat.
Pemerintah Aceh: Target 62 Persen Masih Dikejar
Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah Aceh Nurlis Effendi mengakui realisasi APBA hingga 18 September baru mencapai 57,89 persen. Namun, Pemerintah Aceh masih optimistis mengejar target 62 persen pada akhir September.
“62 persen ini target sampai akhir September, bukan target hari ini. Masih ada waktu beberapa hari lagi, insyaAllah bisa tercapai,” kata Nurlis.
Menurut dia, capaian tersebut masih dapat dikejar apabila seluruh SKPA konsisten mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan.
Nurlis juga menyebut Gubernur Aceh berulang kali mengingatkan seluruh SKPA agar bekerja lebih keras mempercepat realisasi anggaran sehingga manfaat APBA dapat segera dirasakan masyarakat.
Dengan demikian, perhatian pemerintah dan parlemen dalam sisa tahun anggaran tidak hanya tertuju pada kenaikan persentase realisasi, tetapi juga memastikan kegiatan yang dibiayai APBA bergerak sesuai rencana dan menghasilkan manfaat konkret bagi masyarakat Aceh.
DPRA memastikan pengawasan terhadap realisasi APBA 2026 akan terus dilakukan hingga akhir tahun.[ADV]



