
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Telur rebus selama ini dikenal sebagai menu sederhana, murah, dan praktis. Namun di balik tampilannya yang sederhana, makanan ini ternyata menyimpan banyak manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi secara rutin dalam jumlah wajar.
Tak heran, banyak orang menjadikan telur rebus sebagai menu sarapan, makanan diet, hingga pilihan utama untuk menjaga asupan protein harian. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi jika makan telur rebus hampir setiap hari?
- Kenyang Lebih Lama, Tidak Mudah Ngemil
Telur rebus kaya protein yang membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dibanding makanan tinggi karbohidrat sederhana. Karena itu, telur sering dipilih sebagai menu sarapan agar tidak cepat lapar dan mengurangi kebiasaan ngemil berlebihan.
Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan sarapan dengan telur dapat membantu mengontrol asupan kalori harian dan memberikan efek kenyang lebih baik dibanding sereal pada sebagian orang.
- Fokus dan Energi Tubuh Lebih Terjaga
Kuning telur mengandung kolin, nutrisi penting yang membantu fungsi otak dan sistem saraf. Kolin dibutuhkan tubuh untuk membentuk asetilkolin, senyawa yang berperan dalam proses memori dan konsentrasi.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Lipids in Health and Disease menemukan konsumsi kolin dari telur selama 12 minggu berkaitan dengan peningkatan fungsi memori verbal pada orang dewasa dan lansia sehat.
- Mata Lebih Terlindungi Seiring Bertambahnya Usia
Telur juga mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan penting yang membantu menjaga kesehatan retina mata. Nutrisi ini diketahui mampu melindungi mata dari stres oksidatif dan paparan cahaya berlebih yang dapat memengaruhi penglihatan.
Menariknya, kandungan lutein dan zeaxanthin pada kuning telur dinilai lebih mudah diserap tubuh dibanding beberapa sumber makanan lain. Karena itu, telur dianggap baik untuk membantu menjaga kesehatan mata dalam jangka panjang.
- Kolesterol Tidak Selalu Naik
Selama bertahun-tahun telur sering dituding sebagai penyebab kolesterol tinggi. Namun berbagai penelitian terbaru menunjukkan konsumsi telur dalam jumlah wajar umumnya tidak selalu berdampak buruk pada kadar kolesterol darah orang sehat.
Sejumlah studi dalam jurnal Nutrients dan The American Journal of Clinical Nutrition menyebut konsumsi sekitar 1-2 butir telur per hari masih tergolong aman bagi banyak orang sehat, selama pola makan tetap seimbang dan tidak tinggi lemak jenuh.
Meski demikian, penderita kolesterol tinggi, diabetes, atau penyakit jantung tetap disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi terkait jumlah konsumsi telur yang aman.
- Rambut dan Kuku Bisa Lebih Sehat
Telur mengandung protein dan biotin yang dibutuhkan tubuh untuk membentuk keratin, protein utama penyusun rambut dan kuku. Karena itu, asupan telur yang cukup dapat membantu rambut tumbuh lebih sehat dan kuku tidak mudah rapuh.
Namun efeknya bisa berbeda pada tiap orang, tergantung kondisi nutrisi dan pola makan masing-masing. Pada orang yang sebelumnya kekurangan protein, perubahan biasanya akan lebih terasa.
Secara umum, makan telur rebus setiap hari masih dianggap aman bagi kebanyakan orang sehat jika dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diimbangi pola makan seimbang serta gaya hidup sehat. Jadi, bukan sekadar seberapa sering makan telur, tetapi bagaimana keseluruhan pola hidup dijalani. []
