
Ketum Ipelmasra, M Irsal Muntazal
MEDIASURAK.ID, Nagan Raya – Rencana investasi senilai Rp200 triliun di Kabupaten Nagan Raya mendapat perhatian serius dari kalangan mahasiswa. Ikatan Pelajar Mahasiswa Nagan Raya (IPELMASRA) menilai investasi berskala besar tersebut dapat menjadi momentum penting untuk mempercepat pembangunan daerah, asalkan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta perlindungan lingkungan hidup.
Ketua Umum IPELMASRA, M. Irsal Muntazal, mengatakan pihaknya tidak memandang investasi sebagai sesuatu yang harus ditolak, namun perlu dikawal agar pelaksanaannya berjalan transparan dan berpihak kepada kepentingan masyarakat Nagan Raya.
Menurutnya, kehadiran investasi besar harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan yang selama ini dihadapi daerah, termasuk persoalan pengangguran, kemiskinan, dan keterbatasan kesempatan kerja bagi generasi muda.
“Mahasiswa dan masyarakat pada prinsipnya tidak anti terhadap pembangunan. Yang kami harapkan adalah investasi ini benar-benar membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta membuka peluang yang lebih luas bagi kemajuan daerah,” kata Irsal dalam keterangan tertulisnya.
Ia menilai investasi yang mencakup pengembangan sektor tambang, pelabuhan, bandara, dan industri pengolahan harus dirancang secara terintegrasi agar mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
IPELMASRA juga mengajak seluruh pihak untuk belajar dari berbagai daerah yang telah berkembang melalui investasi industri, dengan tetap memperhatikan aspek sosial dan lingkungan sebagai bagian penting dari pembangunan.
“Kita perlu melihat berbagai pengalaman daerah lain secara objektif. Investasi dapat menjadi penggerak ekonomi apabila dikelola dengan baik, melibatkan masyarakat lokal, dan memberikan ruang yang luas bagi pelaku usaha daerah untuk berkembang,” ujarnya.
Selain melihat peluang ekonomi yang terbuka, IPELMASRA juga mengingatkan pentingnya mitigasi terhadap berbagai potensi dampak yang dapat muncul dari investasi berskala besar, terutama yang berkaitan dengan lingkungan hidup dan keberlanjutan sumber daya alam.
Mahasiswa menilai perlindungan terhadap kawasan hutan, ekosistem, serta kearifan lokal masyarakat harus menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap tahapan pelaksanaan investasi.
Di sisi lain, organisasi mahasiswa tersebut juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas SDM lokal agar masyarakat Nagan Raya tidak hanya menjadi penonton di tengah masuknya investasi besar ke daerah.
Menurut Irsal, pemerintah daerah bersama investor perlu menyiapkan program pelatihan, pendidikan vokasi, sertifikasi tenaga kerja, dan peningkatan kompetensi agar masyarakat memiliki daya saing yang memadai dalam mengisi peluang kerja yang tersedia.
“Peningkatan kualitas SDM harus menjadi perhatian utama. Jangan sampai peluang yang muncul justru lebih banyak dimanfaatkan tenaga kerja dari luar daerah karena masyarakat lokal belum siap bersaing,” katanya.
Sebagai bentuk partisipasi dalam mengawal investasi tersebut, IPELMASRA menyampaikan sembilan rekomendasi yang dinilai penting untuk menjadi perhatian pemerintah dan investor.
Sembilan poin tersebut meliputi prioritas bagi tenaga kerja lokal, pelibatan UMKM dalam rantai pasok industri, pelatihan dan sertifikasi tenaga kerja, transparansi tata kelola investasi, perlindungan lingkungan hidup, percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), peningkatan layanan kesehatan, serta memastikan masyarakat menjadi pelaku utama dalam proses pembangunan.
IPELMASRA menegaskan bahwa investasi yang masuk ke Nagan Raya harus mampu menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, mahasiswa menyatakan akan terus mengawal pelaksanaan investasi tersebut melalui fungsi kontrol sosial dan penyampaian aspirasi secara konstruktif demi memastikan pembangunan yang berlangsung benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat.
“Kami berharap investasi ini menjadi momentum kemajuan bagi Nagan Raya. Yang terpenting adalah bagaimana manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas, baik melalui kesempatan kerja, peningkatan kualitas hidup, maupun pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tutup Irsal.[]