
MEDIASURAK.ID,BANDA ACEH – Satu korban insiden ledakan di Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2, dinyatakan meninggal dunia, Rabu (1/07/2026) dini hari. Almarhum bernama Muhammad Zulfikar, meninggal setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah Dokter Zainal Abidin (RSUZA) Banda Aceh. sejak Jumat 12 Juni 2026.
“”Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, izin menyampaikan berita meninggal dunia dari ruangan ICU 2, pasien atas nama : Muhammad Zulfikar, jenis kelamin : laki-laki Umur : 19 thn,” kata Kepala Bagian Humas dan Juru Bicara RSUZA, Rahmadi SKM.
Rahmadi mengatakan, mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati Aceh itu dinyatakan meninggal dunia Rabu dinihari, sekira pukul 01.00 WIB. Meski sempat membaik, kondisi mahasiswa berusia 19 tahun tersebut, kembali memburuk.
“Pukul 00.00 WIB, pasien mengalami perburukan dan dilakukan penyampaian kondisi pasien oleh dokter jaga ICU 2, kepada keluarga. Sempat dilakukan pemeriksaan kembali karena kondisinya yang tidak membaik, hingga dinyatakan meninggal,” kata Rahmadi.
Setelah proses pemulasaraan di RSUZA Banda Aceh, jenazah almarhum langsung dibawa keluarga menuju kampung halamannya Sumatera Utara untuk di makamkan. Almarhum merupakan korban ketiga yang dinyatakan meninggal paska insiden ledakan, saat KMP Aceh Hebat 2, tengah bersandar di Dermaga Peulabuhan Ule lheue Banda Aceh.
Sebelumnya, dua Mahasiswa masing-masing, Fakhri Herdieco dan Muhammad Bilal Ramzi juga meninggal akibat luka bakar yang umumnya diderita korban. Hingga kini, 11 korban dalam insiden tersebut, masih menjalani perawatan di rumah sakit pemerintah Aceh itu.
” Di Ruang Raudah 7, 6 orang (korban) dirawat, HCU Surgical ada 3 orang dan 2 orang korban dirawat di Ruang Zam-zam,” ujar Rahmadi.



