
Rumah milik M. Yunus di Gampong Garut, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, yang mengalami kerusakan berat akibat kebakaran pada Kamis (2/7/2026) pagi. (Foto: BPBD Aceh Besar)
MEDIASURAK.ID, ACEH BESAR – Sebuah rumah milik M. Yunus (55) di Komplek BTN Lorong Seroja, Gampong Garut, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, ludes dilalap api pada Kamis (2/7/2026) pagi. Meski bangunan beserta sebagian besar harta benda di dalamnya hangus terbakar, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bergerak cepat menangani kejadian tersebut dengan mengerahkan personel pemadam kebakaran sekaligus menyalurkan bantuan masa panik kepada keluarga terdampak.
Rumah yang dihuni satu kepala keluarga (KK) dengan empat jiwa itu mengalami kerusakan berat setelah kobaran api dengan cepat melalap bangunan beserta peralatan rumah tangga di dalamnya.
Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Aceh Besar, informasi kebakaran diterima petugas melalui layanan darurat pada pukul 06.14 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Pos Induk BPBD Aceh Besar segera berkoordinasi dengan Pos Peukan Bada untuk mengerahkan armada dan personel ke lokasi.
Dalam penanganan kebakaran, BPBD Aceh Besar mengerahkan dua unit armada pemadam, masing-masing satu unit dari Pos Induk Sibreh dan satu unit dari Pos Peukan Bada dengan dukungan tujuh personel. Upaya pemadaman juga diperkuat oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh yang mengirimkan dua unit armada beserta delapan personel.
Proses pemadaman turut melibatkan personel Polsek Darul Imarah, Koramil setempat, relawan RAPI, ERPA, serta masyarakat sekitar. Berkat koordinasi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain di kawasan permukiman. Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 07.30 WIB.
Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Petugas Pusdalops-PB BPBD Aceh Besar, Iqbal, mengatakan keluarga korban untuk sementara mengungsi ke rumah kerabat terdekat. BPBD juga telah menyalurkan bantuan masa panik guna memenuhi kebutuhan dasar keluarga yang terdampak musibah.
“Saat ini korban bersama keluarganya telah mengungsi ke rumah saudara terdekat. BPBD Aceh Besar juga telah menyalurkan bantuan masa panik berupa paket sembako, tenda darurat, dan kasur lipat portabel untuk memenuhi kebutuhan dasar korban,” ujar Iqbal.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBA, Bahron Bakti, ST., MT., mengapresiasi gerak cepat seluruh personel yang terlibat dalam upaya penanganan kebakaran sehingga dampak musibah tidak meluas.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada personel BPBD Kabupaten Aceh Besar, DPKP Kota Banda Aceh, serta semua pihak yang telah bergerak cepat sehingga api dapat segera dikendalikan,” katanya.
Bahron mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan instalasi listrik berada dalam kondisi baik, mematikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, serta tidak meninggalkan sumber api tanpa pengawasan. Ia juga mengajak masyarakat segera melaporkan kepada aparat gampong atau instansi terkait apabila menemukan potensi bahaya kebakaran agar langkah pencegahan dapat dilakukan sedini mungkin.
Musibah tersebut menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Di tengah kehilangan tempat tinggal dan harta benda, keluarga M. Yunus kini mulai menata kembali kehidupan mereka dengan dukungan bantuan darurat dari pemerintah serta kepedulian masyarakat sekitar.
[Anisaton Humaira]



