Timnas Australia gagal ke final Piala Asia 2026 setelah kalah dari Indoneis 2-0.
MEDIASURAK.ID, JAKARTA – Timnas Australia harus terhenti setelah laga penentuan Grup H Piala Asia U-20 2027, Minggu. Kekalahan 0-2 dari Timnas Indonesia U-20 bukan hanya membuat Young Socceroos kehilangan tiga poin, tetapi juga mengakhiri tradisi panjang mereka tampil di putaran final Piala Asia U-20.
Australia untuk pertama kalinya sejak bergabung dengan zona Asia pada 2006 gagal lolos ke putaran final. Padahal, dalam sembilan edisi sebelumnya, mereka selalu berhasil mengamankan tiket ke putaran final, bahkan pada edisi 2025 keluar sebagai juara.
Kekalahan dari Indonesia menjadi pukulan pertama yang membuat langkah Australia berada di ujung tanduk. Dalam pertandingan yang berlangsung di Laos, Minggu (6/9), Garuda Muda tampil efektif dan mengamankan kemenangan melalui gol Theodore Evan Leeming pada menit ke-28 serta Amar Brkic pada masa injury time babak kedua.
Hasil tersebut memastikan Indonesia keluar sebagai juara Grup H sekaligus mengamankan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027.
Sebaliknya, Australia harus menunggu hasil pertandingan lain untuk mengetahui nasib mereka. Young Socceroos masih memiliki peluang finis di posisi kedua dan berharap menjadi salah satu tim peringkat kedua terbaik yang lolos ke putaran final.
Namun, harapan itu akhirnya sirna setelah Malaysia mengalahkan tuan rumah Laos dengan skor 2-1.
Kemenangan tersebut membuat Malaysia mengoleksi lima poin dan naik ke posisi kedua klasemen Grup H. Australia hanya mengumpulkan empat poin sehingga harus puas berada di peringkat ketiga.
Posisi tersebut membuat Australia gagal melanjutkan tradisi lolos ke putaran final yang telah mereka bangun selama hampir dua dekade.
Australia pertama kali tampil di Piala Asia U-20 setelah berpindah dari zona Oseania ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) pada 2006. Pada debutnya, Young Socceroos langsung menunjukkan kualitas dengan melangkah hingga babak perempat final.
Sejak saat itu, Australia selalu mampu melewati fase kualifikasi dan tampil di putaran final. Mereka mencatatkan sembilan kali kelolosan beruntun dari 2006 hingga 2025.
Prestasi tertinggi Australia datang pada Piala Asia U-20 2025. Mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Arab Saudi melalui drama adu penalti pada pertandingan final.
Namun, status sebagai juara bertahan tidak mampu menyelamatkan Australia dari persaingan Grup H pada kualifikasi edisi 2027.
Kekalahan dari Indonesia menjadi titik balik. Dua gol Garuda Muda membuat Australia kehilangan momentum, sementara kemenangan Malaysia atas Laos memastikan pintu menuju putaran final benar-benar tertutup.
Bagi Indonesia, hasil ini menjadi pencapaian penting. Selain memastikan tiket ke Piala Asia U-20 2027, kemenangan atas Australia menunjukkan bahwa Garuda Muda mampu menundukkan tim yang datang dengan status juara bertahan.
Indonesia bukan sekadar mengalahkan Australia. Kemenangan tersebut ikut menutup satu babak panjang perjalanan Young Socceroos di sepak bola usia muda Asia.[]




