
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH — Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (DEMA FTK) menggelar kegiatan upgrading dan rapat kerja kepengurusan di ruang VIP CK Kupi, Banda Aceh, Sabtu (17/5/2026).
Kegiatan yang diikuti seluruh jajaran pengurus itu dibuka langsung Ketua Umum DEMA FTK dan menghadirkan akademisi sekaligus aktivis organisasi, Ismail Darimi, sebagai pemateri utama.
Dalam sesi bertema “Isi-isi Dunia Pendidikan”, Ismail Darimi menekankan pentingnya pengalaman organisasi bagi mahasiswa, khususnya calon pendidik.
Menurutnya, seorang guru atau lulusan pendidikan tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus dibekali kemampuan kepemimpinan, komunikasi, manajemen, dan kerja sama yang banyak ditempa melalui organisasi.
“Pengalaman organisasi menjadi bekal penting sebelum mahasiswa terjun ke masyarakat maupun dunia kerja,” ujarnya.
Selain dikenal sebagai akademisi dan penulis, Ismail Darimi saat ini juga menjabat Kepala Satkorwil Barisan Ansor Serbaguna Aceh serta Wakil Ketua PW GP Ansor Aceh.
Dalam pemaparannya, ia turut menyoroti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang menurutnya menunjukkan masih adanya tantangan terhadap kualitas lulusan sarjana pendidikan.
Diskusi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab bersama peserta upgrading. Salah seorang pengurus DEMA FTK menanyakan tentang mahasiswa yang masuk jurusan pendidikan karena keterpaksaan.
Menanggapi hal itu, Ismail Darimi menyebut proses pendidikan harus dijalani dengan kesadaran untuk terus berkembang dan menemukan tujuan hidup.
Ia juga menegaskan bahwa lulusan pendidikan tidak selalu harus menjadi guru karena terbuka peluang karier di berbagai bidang lain, mulai dari pemerintahan, organisasi sosial, media, konsultan pendidikan hingga sektor profesional lainnya.
Kegiatan upgrading dan rapat kerja tersebut diharapkan mampu memperkuat kapasitas kepengurusan DEMA FTK dalam membangun organisasi mahasiswa yang progresif, solid, dan responsif terhadap isu pendidikan di Aceh.[R]