
MEDIASURAK.ID, BANDAACEH – Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Aceh mengonfirmasi satu jemaah haji asal Aceh yang masih menjalani perawatan di Arab Saudi meninggal dunia. Dengan demikian, tidak ada lagi jemaah Aceh yang masih dirawat di Tanah Suci.
“Satu orang jemaah terakhir Aceh yang sebelumnya dirawat, telah meninggal dunia,” kata Ketua PPIH Debarkasi Aceh, Arijal Selasa (7/7/2026).
Arijal, mengatakan jemaah tersebut adalah Abdul Rahman (94 tahun ), anggota Kloter 13 asal Kabupaten Pidie Jaya. Abdul Rahman mengembuskan napas terakhir di King Fahad Hospital, Madinah, pada Senin (6/7/2026).
Sebelumnya, Almarhum sempat menjalani perawatan medis akibat mengalami penurunan kadar gula darah.
” Wafatnya almarhum menambah jumlah jamaah haji asal Aceh di Tanah Suci pada musim haji 1447 H menjadi 21 orang,” ungkap Arijal yang juga Pelaksana Tugas Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Aceh.
Ia menambahkan, saat ini seluruh jemaah haji Aceh telah kembali ke Tanah Air dan tidak ada lagi yang menjalani perawatan di Arab Saudi. Sebelum Abdul Rahman, jemaah terakhir yang meninggal dunia adalah Rapasah Puteh (86), anggota Kloter 9 asal Kabupaten Nagan Raya. Rapasah wafat setelah menjalani perawatan di King Abdul Aziz Hospital, Makkah.
Data PPIH Debarkasi Aceh menunjukkan sebagian besar jemaah yang meninggal dunia disebabkan oleh penyakit jantung hingga gangguan pernapasan. 21 jemaah haji Aceh yang wafat diantaranya berasal dari Kabupaten Bener Meriah, Aceh Jaya, Aceh Timur, Pidie Jaya, Pidie, Banda Aceh, Aceh Selatan, Kota Langsa, Bireuen, Aceh Besar, Aceh Tamiang, Nagan Raya, serta seorang petugas haji.



