
MEDIASURAK.ID BANDA ACEH – Puluhan Prajurit TNI Kodim 0101/Kota Banda Aceh, kembali mengibarkan Bendera Merah Putih di Halaman Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Minggu (16/8/2026) pagi. Tak hanya di tiang utama, pemasangan bendera juga dilakukan di sekeliling pagar Masjid Peninggalan Kesulthanan Aceh itu.
“Hari ini Kita lakukan kembali pemasangan bendera setelah kemarin paska peringatan 21 tahun damai Aceh sempat diturunkan,”kata Sekda Kota Banda Aceh Jalaluddin.
Selain di tiang bendera utama Masjid, pemasangan juga dilakukan prajurit di Pagar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Pemasangan bendera Merah Putih juga dilakukan disekitar kawasan Masjid Raya Baiturrahman.
“Sebenarnya dua minggu lalu kita sudah imbau kepada seluruh keuchik untuk mengibarkan bendera, tapi nanti kita minta lagi untuk memasang ditempat-tempat yang benderanya hilang,”kata Jalaluddin.
Dari pantauan, pemasangan diawali pengibaran Bendera Merah Putih ditiang utama Masjid Raya Baiturrahman. Pengibaran kembali Bendera Merah Putih dipimpin Kasdim 0101/Kota Banda Aceh, Letkol Inf Muhsin, S.Ag, MAP, dan melibatkan personel Yonif 112/DJ, Yon Armed 17/RC, serta Yon Zipur 16/Dhika Anoraga.
Momentum tersebut turut dihadiri Kepala UPTD Masjid Raya Baiturrahman Kota Banda Aceh, Aprilizar, SE, MM. Pengibaran kembali Sang Merah Putih dinilai menjadi momen penting bahwa simbol Negara tersebut tidak tergantikan, khususnya jelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Kehadiran personel dari sejumlah satuan TNI menunjukkan adanya sinergi dalam menjaga situasi tetap terkendali sekaligus memastikan kawasan Masjid Raya Baiturrahman dapat kembali digunakan secara aman dan tertib,”kata Kasdim Letkol Inf Muhsin, S.Ag, MAP.
Bagi masyarakat Aceh, kata Kasdim khususnya warga Banda Aceh, momentum tersebut memiliki makna penting. Masjid Raya Baiturrahman bukan hanya menjadi salah satu ikon religius dan sejarah Aceh, tetapi juga merupakan ruang publik yang memiliki nilai simbolik kuat bagi masyarakat.
“Pengibaran kembali Merah Putih tidak semata-mata menjadi kegiatan seremonial. Momentum tersebut sekaligus menjadi pesan bahwa perbedaan pandangan harus tetap ditempatkan dalam koridor hukum, ketertiban umum, serta penghormatan terhadap simbol negara,”tutup Kasdim.
Terlebih, pengibaran dilakukan menjelang 17 Agustus, saat seluruh elemen masyarakat Indonesia tengah menyambut peringatan kemerdekaan. Di tengah suasana tersebut, keberadaan Merah Putih kembali berkibar menjadi pengingat mengenai pentingnya menjaga persatuan dan kedamaian.
“Dengan kembali berkibarnya Merah Putih di halaman Masjid Raya Baiturrahman, diharapkan suasana Kota Banda Aceh tetap aman, damai dan kondusif, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,”tutup Kasdim.



