
Suasana pantai Lhoknga, Aceh Besar, Minggu sore (17/5/26). Foto/mediasurak.id/Sukmanil
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH — Kawasan Pantai Lhoknga dipadati pengunjung pada Minggu (17/5/2026). Sejak siang hingga sore hari, ratusan masyarakat terlihat memadati kawasan wisata pantai untuk menikmati suasana laut dan menghabiskan akhir pekan bersama keluarga maupun sahabat.
Keramaian tampak di berbagai titik pesisir. Sebagian pengunjung memilih duduk santai di bibir pantai menikmati deburan ombak dan angin laut, sementara lainnya memadati kafe-kafe terbuka yang berjajar di sepanjang kawasan wisata.
Suasana semakin ramai menjelang matahari terbenam. Banyak pengunjung sengaja datang pada sore hari untuk menikmati panorama senja yang menjadi salah satu daya tarik utama Pantai Lhoknga.
Salah seorang pengunjung, Zubaral Hadid, mengatakan dirinya memilih berlibur ke Pantai Lhoknga karena suasananya yang nyaman serta panorama alam yang dinilai masih sangat menarik.
“Pantainya bagus, ramai, dan banyak pilihan makanan. Ini juga dapat memperkenalkan makanan khas Aceh kepada pengunjung luar daerah,” ujar Zubaral.
Menurutnya, keberadaan kafe-kafe dengan konsep terbuka di sepanjang pesisir membuat wisatawan dapat menikmati suasana pantai sambil bersantai dan menikmati kuliner khas Aceh.
Ia menilai Pantai Lhoknga bukan hanya menjadi lokasi rekreasi, tetapi juga ruang promosi wisata dan budaya Aceh kepada para pengunjung dari luar daerah.
Pantauan di lokasi menunjukkan area pantai dipenuhi keluarga yang membawa anak-anak bermain pasir dan air laut. Sementara kalangan anak muda tampak berkumpul menikmati suasana sore di berbagai sudut kafe dan pesisir pantai.
Lokasi yang mudah dijangkau dari Banda Aceh serta suasana pantai yang relatif nyaman membuat Pantai Lhoknga tetap menjadi salah satu destinasi favorit masyarakat Aceh untuk menghabiskan akhir pekan.
Zubaral berharap kawasan wisata tersebut terus dikembangkan melalui penataan yang lebih baik agar semakin nyaman, tertata, dan mampu menarik lebih banyak wisatawan dari dalam maupun luar daerah.
(Sukmanil)