
Sekda bersama SKPD dan lembaga terkai foto bersama usai penetapan 270 anak lolos Sekolah Rakyat Nagan Raya.Ist
MEDIASURAK.ID, SUKA MAKMUE – Harapan baru hadir bagi ratusan anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Nagan Raya. Sebanyak 270 peserta didik resmi ditetapkan sebagai calon siswa Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027, sebuah program strategis nasional yang memberikan pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, hingga pembinaan karakter secara gratis.
Penetapan tersebut dilakukan dalam Rapat Pleno Penetapan Peserta Didik Sekolah Rakyat Kabupaten Nagan Raya yang dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Nagan Raya, Ir. H. Hizbulwatan, mewakili Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Senin (29/6/2026).
Dalam sambutannya, Hizbulwatan mengatakan Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program strategis nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
“Program ini diharapkan mampu menghadirkan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang berkualitas sekaligus menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memutus mata rantai kemiskinan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan tahapan penjangkauan dan verifikasi merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah kecamatan hingga pemerintah gampong.
Berdasarkan hasil verifikasi lapangan, tim berhasil menjangkau 5.059 calon peserta didik yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Nagan Raya. Dari jumlah tersebut, hanya 270 peserta didik yang dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan untuk mengikuti Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.
Mereka terdiri atas 90 siswa jenjang Sekolah Dasar (SD), 90 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA). Penetapan peserta didik tersebut selanjutnya akan dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Nagan Raya.

Rapat pleno seleksi calon siswa sekolah rakyat. Ist
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Nagan Raya, Ali Munir, S.E., M.M., Ak., mengatakan peserta didik yang lolos seleksi berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Nagan Raya. Menurutnya, hal tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pemerataan akses terhadap Program Sekolah Rakyat.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat merupakan layanan pendidikan berbasis asrama yang menyediakan pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, pembinaan karakter, serta berbagai kebutuhan dasar peserta didik secara gratis.
“Dalam proses penjangkauan, tim juga memberikan pemahaman kepada orang tua dan calon peserta didik mengenai konsep Sekolah Rakyat sebagai sekolah berasrama,” katanya.
Ali Munir turut mengapresiasi peran para pendamping PKH yang dinilai bekerja maksimal dalam proses pendataan, verifikasi, hingga memberikan pemahaman kepada keluarga calon peserta didik.
“Program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan yang berkualitas, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi anak-anak untuk meningkatkan taraf hidup keluarga serta mewujudkan cita-cita mereka,” tambahnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala BPS Kabupaten Nagan Raya, Dr. Nuri Rosmika, S.ST., M.Si., mengapresiasi keberhasilan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memenuhi kuota peserta didik Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027.
Menurutnya, BPS turut memantau proses penjangkauan dan verifikasi lapangan serta melihat langsung komitmen para pendamping PKH dalam memastikan program tersebut berjalan tepat sasaran.
“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Nagan Raya dalam mendukung pelaksanaan Program Sekolah Rakyat,” ujar Nuri Rosmika.
Rapat pleno tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia, Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua Majelis Pendidikan Daerah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Aceh Wilayah Nagan Raya, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Melalui Program Sekolah Rakyat, ratusan anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Nagan Raya kini memiliki kesempatan memperoleh pendidikan berkualitas dengan seluruh kebutuhan dasar yang ditanggung pemerintah. Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memutus rantai kemiskinan antargenerasi.[hr]



