
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Dampak memanasnya konflik di Timur Tengah mulai dirasakan langsung oleh calon jamaah umrah di Aceh. Kenaikan harga avtur serta terganggunya jalur distribusi minyak dunia akibat penutupan Selat Hormuz membuat biaya perjalanan umrah melonjak tajam.
Mulai Juni 2026, calon jamaah umrah asal Aceh diperkirakan harus menambah biaya keberangkatan hingga Rp5-6 juta per orang akibat lonjakan harga tiket pesawat.
Ketua Komunitas Antar Travel Umrah dan Haji Aceh (Katuha), Mahfud Ahmad Makam, mengatakan kenaikan paling besar terjadi pada komponen tiket penerbangan yang selama ini menjadi biaya utama perjalanan umrah.
“Akibat perang dan kondisi geopolitik global di Timur Tengah yang menyebabkan penutupan Selat Hormuz, berdampak langsung pada kenaikan harga tiket umrah dari Aceh,” kata Mahfud, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, harga tiket pesawat umrah dari Aceh yang sebelumnya berkisar Rp12,5 juta hingga Rp13,5 juta per orang kini diproyeksikan melonjak hingga mencapai Rp18,5 juta mulai Juni mendatang.
“Informasi dari maskapai dan broker pesawat, harga tiket akan naik sampai Rp18,5 juta per orang mulai Juni 2026. Ini baru tiket saja, belum termasuk biaya lainnya,” ujarnya.
Mahfud menegaskan seluruh travel umrah di Aceh menolak keras kenaikan harga tersebut karena dinilai sangat memberatkan masyarakat yang ingin beribadah ke Tanah Suci.
Ia menyebut dampaknya mulai terasa di lapangan. Sejumlah calon jamaah disebut memilih menunda keberangkatan karena tidak sanggup menanggung kenaikan biaya perjalanan yang terus membesar.
“Kondisi ini tentu sangat memberatkan jamaah umrah Aceh di masa mendatang,” katanya.
Mahfud mengaku belum bisa memastikan sampai kapan lonjakan harga tiket itu akan berlangsung karena sangat bergantung pada perkembangan konflik Timur Tengah, stabilitas distribusi minyak dunia, serta situasi di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama perdagangan energi global.
Karena itu, ia mengingatkan jamaah yang telah merencanakan keberangkatan pada Juni dan Juli 2026 agar bersiap menghadapi penyesuaian biaya tambahan.
“Kami ingin sampaikan kepada calon jamaah, khususnya yang berangkat mulai Juni nanti, akan ada penambahan biaya sekitar Rp5-6 juta,” ujarnya.
Saat ini, kata Mahfud, terdapat 62 travel umrah di seluruh Aceh yang tergabung dalam Katuha dan seluruhnya terdampak oleh lonjakan harga tiket penerbangan tersebut.
Pihaknya pun mendesak pemerintah segera turun tangan untuk membantu mencarikan solusi agar biaya perjalanan umrah tidak semakin membebani masyarakat Aceh yang ingin menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
“Kami berharap pemerintah bisa menjembatani persoalan ini agar masyarakat yang ingin beribadah tidak semakin terbebani,” pungkasnya.[]
