
Hamparan perbukitan hijau yang diselimuti lautan kabut menciptakan panorama menakjubkan di Agro Wisata Kilonam Geumpang, Kabupaten Pidie. Suasana teduh, udara pegunungan yang sejuk, serta pemandangan bak negeri di atas awan menjadikan destinasi ini kian diburu wisatawan dari Aceh, berbagai daerah di Indonesia selama musim liburan.Foto/mediasurak.id/Raudhah
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah menjadi berkah bagi sektor pariwisata Aceh. Agro Wisata Kilonam di kawasan Geumpang, Kabupaten Pidie, dipadati pengunjung yang datang dari berbagai daerah untuk menikmati pesona alam pegunungan yang dijuluki negeri di atas awan.
Sejak hari kedua lebaran, arus wisatawan terus mengalir menuju kawasan yang menawarkan panorama lautan kabut, udara sejuk, serta pemandangan perbukitan yang memanjakan mata. Deretan kendaraan roda dua dan roda empat tampak memenuhi area parkir, menandakan tingginya minat masyarakat menghabiskan masa liburan di destinasi wisata alam tersebut.
Tak hanya menjadi tempat melepas penat, Kilonam kini menjelma sebagai salah satu ikon wisata pegunungan yang sedang naik daun di Aceh. Gazebo, titik swafoto, hingga area bersantai dipenuhi keluarga yang ingin mengabadikan momen liburan di tengah lanskap alam yang menawan.
Fadli, wisatawan asal Banda Aceh, mengaku sengaja datang ke Kilonam setelah lama melihat keindahannya di media sosial.
“Sudah lama ingin ke sini karena sering lihat di media sosial. Ternyata pemandangannya memang sangat indah, apalagi saat sore hari,” ujarnya, Sabtu (30/5/2026).
Hal senada disampaikan Nabila. Menurutnya, Kilonam menawarkan suasana yang berbeda dibandingkan destinasi wisata lain yang biasanya dipadati pengunjung saat musim liburan.
“Kalau libur biasanya pantai sangat ramai. Di sini lebih tenang, udaranya sejuk dan banyak spot foto yang menarik,” katanya.
Lonjakan kunjungan wisatawan turut membawa dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pedagang makanan dan minuman, pengelola fasilitas wisata, hingga penyedia jasa lainnya merasakan peningkatan pendapatan selama masa liburan.
Mulyadi, salah seorang pekerja Agro Wisata Kilonam, menyebut jumlah pengunjung pada libur Idul Adha tahun ini meningkat signifikan dibandingkan hari-hari biasa.
“Sejak hari kedua lebaran pengunjung terus berdatangan. Banyak yang datang dari Banda Aceh, Pidie, Pidie Jaya hingga Aceh Utara,” ujarnya.
Menurutnya, daya tarik utama Kilonam bukan hanya panorama pegunungan, tetapi juga fenomena matahari terbit yang muncul di atas hamparan kabut tebal yang menyelimuti lembah-lembah Geumpang.
Bahkan, tidak sedikit wisatawan yang memilih datang sejak dini hari atau bermalam di area perkemahan demi menyaksikan momen langka tersebut.
“Kebanyakan mereka ingin melihat sunrise dan lautan kabut pagi. Itu yang paling dicari pengunjung ketika datang ke Kilonam,” katanya.
Selain menikmati panorama alam, wisatawan juga menghabiskan waktu dengan bersantai bersama keluarga sambil menyeruput kopi dan mencicipi aneka kuliner yang disediakan warga setempat.
Ramainya kunjungan selama libur Idul Adha menjadi sinyal positif bahwa wisata alam berbasis pegunungan semakin diminati masyarakat. Jika terus dikelola secara profesional dan didukung infrastruktur yang memadai, Kilonam Geumpang berpotensi menjadi salah satu destinasi unggulan Aceh yang mampu menarik wisatawan dalam jumlah lebih besar pada masa mendatang.
[Raudhatul Jannah]