
Pengurus Ipelmagan dukung investasi masuk Nagan Raya. pertama
MEDIASURAK.ID, NAGAN RAYA – Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Seunagan (IPELMAGAN) menyatakan dukungannya terhadap masuknya investasi baru di Kabupaten Nagan Raya. Organisasi mahasiswa tersebut menilai investasi dapat menjadi peluang strategi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi generasi muda, serta mempercepat terwujudnya Nagan Raya sebagai kawasan industri yang maju dan mandiri.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Umum IPELMAGAN, Ikhsan Maulana, dalam rilis resmi yang diterima media, baru-baru ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap berbagai bentuk investasi yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah.
“Kita harus realistis. Menolak investasi secara apriori tanpa adanya ruang dialog dan solusi konkret adalah langkah mundur bagi daerah. IPELMAGAN sama sekali tidak anti-pembangunan. Kita ingin Nagan Raya tumbuh menjadi daerah yang maju dan mandiri, sehingga para sarjana serta pemuda lokal memiliki ruang pengabdian dan lapangan pekerjaan yang luas di tanah kelahiran sendiri,” ujar Ikhsan, Rabu (10/6/26)
Menurutnya, pembangunan ekonomi yang didukung investasi dapat menjadi salah satu jalan untuk mengurangi angka pengangguran dan mendorong tumbuhnya berbagai sektor usaha di Nagan Raya. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melihat investasi secara objektif dan proporsional.
Ikhsan juga menekankan pentingnya menjaga independensi dan kedewasaan dalam menyikapi berbagai dinamika yang berkembang terkait investasi. Ia mengimbau agar diskusi mengenai isu tersebut dilakukan dengan pendekatan akademis yang berbasis data dan fakta lapangan.
“Kami menghargai setiap kepedulian yang datang dari berbagai pihak. Namun, mahasiswa asli Nagan Raya juga memiliki kedaulatan berpikir dan kemampuan akademis untuk mengawal daerahnya sendiri. Karena itu, kami berharap setiap pihak dapat mengedepankan dialog yang konstruktif demi kepentingan masyarakat,” katanya.
Meski mendukung investasi, IPELMAGAN menegaskan akan tetap menjalankan peran sebagai mitra kritis yang mengawasi setiap proses pembangunan. Organisasi tersebut telah menetapkan tiga poin utama yang menurut mereka harus menjadi perhatian investor maupun pemerintah daerah.
Pertama, investasi harus memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal sehingga masyarakat Nagan Raya dapat merasakan manfaat langsung dari kehadiran industri dan usaha baru di daerah tersebut.
Kedua, setiap investasi wajib mematuhi ketentuan lingkungan hidup dan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) guna menjaga kelestarian alam serta keberlanjutan pembangunan di masa depan.
Ketiga, program Corporate Social Responsibility (CSR) harus disalurkan secara transparan dan tepat sasaran, terutama untuk mendukung sektor pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, serta pembangunan fasilitas publik.
“IPELMAGAN akan terus mengawal proses ini. Jika ada pelaksanaan yang tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat atau bertentangan dengan prinsip yang kami sampaikan, maka kami siap menyuarakannya. Namun jika investasi ini benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat, tentu patut kita dukung bersama,” tegas Ikhsan.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, investor, masyarakat, dan kalangan mahasiswa menjadi kunci agar investasi yang masuk ke Nagan Raya mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dengan sikap tersebut, IPELMAGAN berharap iklim investasi di Nagan Raya dapat berkembang secara sehat, sekaligus memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan masa depan generasi muda daerah.[]