
Salah seorang korban ledakan kapal Aceh Hebat 2 yang terbakar, Jumat.
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Terjadinya di ruang mesin Kapal Aceh Hebat 2 mengakibatkan sedikitnya 14 orang mengalami luka bakar saat kapal bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026). Insiden yang terjadi sesaat setelah kapal menyelesaikan pelayaran dari Sabang itu memicu kepanikan di kawasan pelabuhan dan mengharuskan seluruh korban segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan laporan awal yang dihimpun dari petugas di lapangan, Kapal Aceh Hebat 2 tiba di Pelabuhan Ulee Lheue sekitar pukul 10.00 WIB setelah menempuh perjalanan dari Sabang menuju Banda Aceh.
Namun sekitar 45 menit kemudian, tepatnya pukul 10.45 WIB, terjadi ledakan di ruang mesin kapal yang menyebabkan sejumlah orang mengalami luka bakar.
Data sementara menunjukkan terdapat 14 korban dalam kejadian tersebut. Mereka terdiri atas dua orang Anak Buah Kapal (ABK) dan 12 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati yang berada di atas kapal saat kejadian terjadi.

Korban sedang digunting bajunya setelah terbakar
Belum diketahui secara pasti penyebab ledakan tersebut. Namun, kejadian itu langsung memicu respons cepat dari berbagai macam penanganan darurat yang berada di Pelabuhan Ulee Lheue.
Tim Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Banda Aceh yang berada di lokasi segera melakukan asesmen cepat dan memberikan penanganan awal kepada para korban. Hasil pemeriksaan menunjukkan para korban membutuhkan perawatan medis lebih lanjut sehingga memutuskan untuk segera dirujuk ke RSUD dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh.
“Korban telah mendapatkan penanganan awal di lokasi sebelum dievakuasi ke rumah sakit rujukan untuk mendapatkan perawatan lanjutan,” demikian disebutkan dalam laporan awal penanganan kejadian.
Proses evakuasi berlangsung cepat dengan melibatkan berbagai unsur lintas sektor. Para korban dibawa menggunakan bus Trans Koetaradja yang mendapat pengawalan dan pendampingan sejumlah ambulans, termasuk ambulans dari Puskesmas Meuraxa.
Korban ledakan ditandu untuk dibawa ke RSUZA.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh korban dapat segera tiba di rumah sakit dalam kondisi aman dan mendapatkan pelayanan medis secepat mungkin.
Hingga laporan awal ini disusun, seluruh korban telah berhasil dievakuasi ke RSUDZA Banda Aceh. Kondisi para korban masih berada dalam pemantauan intensif tim medis guna mengetahui tingkat luka bakar yang dialami serta perkembangan kesehatan mereka.
Sementara itu, aparat dan instansi terkait mulai melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti ledakan di ruang mesin tersebut. Investigasi akan difokuskan pada kondisi teknis kapal, sistem permesinan, serta faktor lain yang kemungkinan menjadi pemicu terjadinya ledakan.
Insiden ini menjadi perhatian serius mengingat Aceh Hebat 2 merupakan salah satu armada penyeberangan yang melayani rute strategis Banda Aceh–Sabang dan menjadi moda transportasi penting bagi mobilitas masyarakat serta distribusi barang antara kedua wilayah.
Balai Kekarantinaan Kesehatan Banda Aceh menyatakan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait dalam penanganan korban dan pemantauan perkembangan pascakejadian. Informasi lebih lanjut mengenai kondisi korban maupun hasil investigasi penyebab ledakan akan disampaikan setelah proses pendalaman selesai dilakukan.
Hingga Jumat siang, belum ada laporan mengenai korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Fokus utama petugas saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis yang optimal serta mendukung proses investigasi guna mengungkap penyebab ledakan yang menggemparkan Pelabuhan Ulee Lheue itu.
[Dedi Kemal/Raudhatul Jannah]