Salah satu sudut Gampong Nusa, Aceh Besar. (Foto:/mediasurak.id/sukmanilhaq)
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Di tengah menjamurnya destinasi wisata modern, Gampong Nusa di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar, justru menawarkan sesuatu yang semakin langka: ketenangan. Hamparan alam yang masih asri, udara yang sejuk, serta keramahan masyarakat menjadikan kampung wisata ini terus menarik minat wisatawan dari berbagai daerah.
Bagi siapa pun yang datang, Gampong Nusa bukan sekadar tempat untuk berlibur. Kampung wisata ini menawarkan pengalaman menikmati kehidupan pedesaan yang damai, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
Pepohonan rindang, aliran sungai yang jernih, serta suasana alam yang masih terjaga menjadi daya tarik utama yang membuat banyak pengunjung ingin kembali.
Salah seorang pengunjung, Balqis Salsabila, mengaku baru mengetahui keberadaan Gampong Nusa melalui kegiatan yang diselenggarakan lembaga kampus dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Kunjungan itu ternyata meninggalkan kesan yang mendalam.
“Awalnya belum mengetahui keberadaan kampung wisata ini. Setelah mengikuti kegiatan kampus dan berkunjung langsung, ternyata pemandangannya sangat indah dan suasananya masih alami,” ujar Balqis.
Menurutnya, keindahan Gampong Nusa tidak hanya terletak pada panorama alamnya, tetapi juga pada kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Ia melihat warga setempat memiliki kepedulian yang tinggi terhadap kawasan wisata sehingga suasana asri tetap terjaga.
“Keaslian alamnya masih terjaga dan masyarakatnya juga ramah. Pengunjung bisa menikmati suasana yang tenang dan nyaman,” katanya.
Bagi Balqis, keramahan masyarakat menjadi nilai tambah yang tidak mudah ditemukan di semua destinasi wisata.
Ia merasakan bagaimana warga setempat menyambut pengunjung dengan hangat dan berupaya membantu setiap kegiatan yang dilakukan di lokasi tersebut.
Meski demikian, ia berharap sejumlah fasilitas pendukung dapat terus dibenahi.
Menurutnya, kondisi jembatan yang mulai rapuh dan penerangan kamar mandi yang belum memadai perlu mendapat perhatian agar kenyamanan pengunjung semakin meningkat.
“Kalau fasilitasnya terus diperbaiki, saya yakin semakin banyak orang yang datang ke sini,” ujarnya.
Balqis juga merekomendasikan Gampong Nusa sebagai lokasi untuk berbagai kegiatan, mulai dari berkemah, pelatihan organisasi, hingga kegiatan komunitas.
Menurutnya, selain memiliki fasilitas yang cukup memadai, lingkungan di kawasan tersebut juga sangat mendukung berbagai aktivitas luar ruang.
“Tempat ini cocok untuk camping maupun kegiatan bersama. Warga sekitar turut membantu menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung. Tersedia aula, kamar mandi yang dekat, serta lingkungan yang mendukung berbagai aktivitas,” tuturnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Gampong Nusa memang terus berkembang sebagai salah satu destinasi wisata berbasis masyarakat di Aceh.
Keterlibatan warga dalam menjaga lingkungan dan mengelola kawasan wisata menjadi salah satu kekuatan utama yang membuat kampung ini tetap mempertahankan keasliannya.
Di tengah arus modernisasi yang terus bergerak, Gampong Nusa seolah ingin membuktikan bahwa wisata tidak harus selalu identik dengan bangunan megah atau wahana yang gemerlap.
Kadang, keindahan justru hadir dalam kesederhanaan.
Pada suara gemericik air yang mengalir tenang.
Pada hijaunya pepohonan yang menaungi jalan setapak.
Dan pada senyum hangat masyarakat yang membuat setiap tamu merasa diterima.
Dengan potensi alam yang dimiliki serta dukungan masyarakat yang terus menjaga kelestarian lingkungan, Gampong Nusa memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan Aceh.
Sebab, bagi banyak orang, tempat yang paling dirindukan bukanlah yang paling ramai, melainkan yang mampu menghadirkan rasa tenang.
Dan Gampong Nusa tampaknya memiliki semua itu.
[Sukmanil Haq]
