
Proses pemulangan jemaah haji telah tuntas. 14 kloter telah kembali ke Banda Aceh, Selasa (30/6/26). (Foto/mediasurak.id/ Raudhah)
MEDIASURAK.ID, Banda Aceh – Operasional penyelenggaraan ibadah haji Debarkasi Aceh (BTJ) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi resmi berakhir setelah kelompok terbang (Kloter) 14 tiba di Asrama Haji Aceh, Banda Aceh, Selasa (30/6/2026). Penutupan tersebut menandai tuntasnya seluruh rangkaian pelayanan haji, mulai dari pemberangkatan hingga pemulangan 5.075 jemaah haji asal Aceh.
Kedatangan kloter terakhir disambut Wakil Menteri Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, yang menyatakan seluruh amanah penyelenggaraan haji di Debarkasi Aceh telah ditunaikan dengan baik.
“Dengan membacakan Alhamdulillahirabbil’alamin, Embarkasi Aceh telah tuntas menunaikan tanggung jawab untuk menjaga, melepas, dan menerima jemaah haji Aceh sebanyak 5.000 orang lebih,” ujar Dahnil.
Menurutnya, kelancaran proses pemberangkatan dan pemulangan ribuan jemaah tidak terlepas dari kerja sama seluruh unsur penyelenggara haji, mulai dari petugas embarkasi, Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, tenaga kesehatan, hingga berbagai instansi pendukung lainnya.
Dahnil memberikan apresiasi atas peningkatan kualitas pelayanan haji di Aceh yang dinilai semakin baik dari tahun ke tahun. Menurutnya, berbagai pembenahan yang dilakukan menjadi modal penting untuk terus meningkatkan mutu penyelenggaraan ibadah haji pada masa mendatang.
“Di Aceh bagus. Aceh itu selain istimewa, jemaah hajinya juga istimewa karena ini Serambi Mekkah. Pelayanan teman-teman di asrama, di Kanwil, juga jauh lebih baik. Banyak perubahan mendasar juga telah dilakukan di Aceh,” katanya.
Meski operasional haji tahun ini ditutup dengan capaian pelayanan yang baik, penyelenggaraan ibadah haji juga menyisakan duka. Dahnil menyampaikan belasungkawa atas wafatnya 19 jemaah haji Aceh, baik saat berada di Tanah Suci maupun setelah kembali ke Tanah Air.
“Dan tentu kami turut berdukacita terhadap jemaah haji yang wafat, baik di Tanah Suci maupun di Tanah Air yang jumlahnya sekitar 19 orang. Mudah-mudahan almarhum dan almarhumah husnul khatimah,” ujarnya.
Data Debarkasi Aceh mencatat hingga berakhirnya operasional haji tahun ini, sebanyak 5.075 jemaah telah kembali ke Tanah Air melalui Debarkasi Aceh. Sementara itu, sejumlah kecil jemaah masih menjalani perawatan kesehatan.
Dengan tibanya Kloter 14 sebagai kelompok terbang terakhir, seluruh proses penyelenggaraan haji Aceh tahun 2026 resmi berakhir. Seluruh tahapan, mulai dari pemberangkatan menuju Arab Saudi hingga pemulangan kembali ke Aceh, berlangsung sesuai jadwal dengan dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pelayanan haji.
Berakhirnya operasional Debarkasi Aceh sekaligus menjadi penutup rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Tanah Rencong. Keberhasilan melayani lebih dari lima ribu jemaah menjadi catatan penting, sekaligus bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pada musim haji mendatang.
[Raudhah]



