Area pemakaman bagi jemaah yang wafat di tanah suci. (Foto/ travel.kompas.com)
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jamaah haji asal Kabupaten Pidie Jaya, Aminah Ahmad (76), meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (30/5/2026), sehingga jumlah jamaah haji Aceh yang wafat selama musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi bertambah menjadi empat orang.
Almarhumah merupakan jamaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) BTJ 13 Embarkasi Aceh.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan Aminah Ahmad mengembuskan napas terakhir di Sheefa Hospital, Makkah, sekitar pukul 11.30 waktu Arab Saudi atau 15.30 WIB setelah sempat menjalani perawatan medis.
Berdasarkan laporan petugas kesehatan haji, sebelum meninggal dunia almarhumah mengalami sesak napas yang disertai gejala serangan jantung sehingga harus mendapatkan penanganan intensif di rumah sakit.
“Almarhumah meninggal dunia di Sheefa Hospital, Makkah,” kata Arijal.
Sesuai ketentuan yang berlaku bagi jamaah haji yang wafat di Arab Saudi, jenazah Aminah Ahmad telah diselenggarakan fardhu kifayah dan dimakamkan di Pemakaman Syaraya, Makkah.
Atas musibah tersebut, Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Aceh menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami segenap keluarga besar Kemenhaj Provinsi Aceh turut berduka cita atas berpulangnya Aminah Ahmad. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadahnya, mengampuni dosa-dosanya dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,” demikian pernyataan Kemenhaj Aceh.
Dengan wafatnya Aminah Ahmad, total jamaah haji Aceh yang meninggal dunia di Tanah Suci hingga menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji tahun ini menjadi empat orang.
Sebelumnya, tiga jamaah haji Aceh yang telah lebih dahulu wafat adalah Nurwaida Muhammad Yusuf (76) asal Bireuen, Maimunah Yusuf Ali (72) asal Aceh Tamiang, dan Siti Salmijah (83) asal Pidie Jaya.
Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh menyebut seluruh jamaah yang meninggal dunia tersebut wafat akibat kondisi kesehatan saat menjalani rangkaian ibadah haji di Arab Saudi.
PPIH terus mengingatkan seluruh jamaah, khususnya yang berusia lanjut dan memiliki riwayat penyakit tertentu, agar menjaga kondisi fisik, memperbanyak istirahat, mengonsumsi cairan yang cukup, serta tidak memaksakan diri menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).
Musim haji tahun ini berlangsung di tengah suhu udara Makkah yang mencapai lebih dari 40 derajat Celsius pada siang hari, sehingga jamaah diimbau untuk membatasi aktivitas di luar ruangan dan selalu mengikuti arahan petugas kesehatan.
Di tengah duka yang menyelimuti, wafatnya jamaah saat menunaikan ibadah haji menjadi pengingat akan kemuliaan perjalanan spiritual yang dijalani para tamu Allah di Tanah Suci.
[Raudhatul Jannah]
