
Kapolsek Mane Iptu Fauzi memberi arahan kepada tim pencarian korban di pinggir Sungai Cot Kuala, Pidie, Minggu (26/4/2026).
MEDIASURAK.ID, SIGLI – Tiga warga yang hendak mendulang emas tradisional terseret arus deras di Sungai Cot Kuala, Sabtu (25/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Dua orang berhasil selamat, sementara satu korban hingga Minggu (26/4/2026) masih dinyatakan hilang.
Korban yang belum ditemukan bernama Zainunis (29), warga Dusun Alue Lhok, Gampong Krueng Meuriam, Kecamatan Tangse.
Lokasi kejadian berada sekitar 500 meter dari Jembatan Cot Kuala yang berada di jalur nasional Tangse–Mane.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kawasan aliran Sungai Cot Kuala serta sejumlah sungai lain di Kecamatan Mane dan Geumpang memang dikenal sebagai lokasi pendulangan emas tradisional yang ramai didatangi warga.
Pada hari kejadian, tiga warga yakni Yatim (35), Armia (28), dan Zainunis berangkat menuju Dusun Ireu, Cot Kuala, untuk mencari emas.
Saat hendak menyeberang sungai, mereka sempat meminta bantuan seorang pemancing bernama Sayed Nazaruddin (40) untuk membawa bekal ke seberang. Permintaan itu berhasil dipenuhi.
Namun ketika ketiganya mencoba menyeberang, debit air sungai tiba-tiba deras akibat hujan lebat di kawasan hulu. Mereka berusaha melintas dengan berjalan miring, tetapi kehilangan keseimbangan dan terseret arus.
Yatim berhasil diselamatkan warga di sekitar lokasi. Sementara Armia dan Zainunis sempat hanyut terbawa air. Armia kemudian ditemukan selamat sekitar dua kilometer dari titik awal kejadian dan langsung dipulangkan bersama Yatim.
Korban Masih Dicari
Kapolres Pidie AKBP Jaka Mulyana melalui Kapolsek Mane Iptu Fauzi mengatakan pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan.
“Tim gabungan dari Basarnas Aceh, SAR Pidie, dan personel Polsek Mane masih menyisir aliran Sungai Cot Kuala. Hingga siang ini korban belum ditemukan,” ujar Fauzi, Minggu (26/4/2026).
Ia menambahkan, operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga malam hari.
Peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi warga yang beraktivitas di sungai, terutama saat cuaca ekstrem dan hujan turun di kawasan hulu yang dapat memicu arus deras secara tiba-tiba.[an]
