
Sapi kurban
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh akan memprioritaskan penyaluran daging kurban pada Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah bagi masyarakat di kawasan terdampak bencana serta warga kurang mampu di wilayah pesisir. Program tersebut disiapkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya memperkuat solidaritas masyarakat.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan pemerintah saat ini masih melakukan pendataan jumlah hewan kurban yang akan disalurkan tahun ini. Menurutnya, distribusi nantinya akan difokuskan pada wilayah yang paling membutuhkan perhatian, terutama kawasan yang terdampak bencana dan masyarakat dengan kondisi ekonomi sulit.
“Kita masih melakukan pembahasan terkait jumlah kurban tahun ini. Nantinya akan diprioritaskan ke wilayah yang paling membutuhkan, termasuk daerah bencana,” ujar Illiza saat menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah di halaman Masjid Al-Hidayah, Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam, Jumat (15/5/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kota Banda Aceh, Iskandar, menyebutkan jumlah daging kurban yang diperkirakan akan dibagikan pada Idul Adha tahun ini mencapai lebih dari 1.000 porsi.
Menurutnya, selain masyarakat di wilayah perkotaan, distribusi juga direncanakan menyasar kawasan pesisir agar manfaat kurban dapat dirasakan lebih luas dan merata oleh masyarakat.
“Diperkirakan lebih dari 1.000 porsi daging kurban akan disalurkan tahun ini. Untuk masyarakat di wilayah kota kita pastikan mendapatkan bagian, lalu penyaluran juga akan dilakukan ke daerah pesisir,” kata Iskandar melalui pesan WhatsApp, Sabtu (16/5/2026).
Ia menambahkan, program penyaluran daging kurban tersebut bukan hanya menjadi agenda rutin tahunan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang.
Momentum Idul Adha, lanjutnya, diharapkan mampu memperkuat rasa kebersamaan, semangat berbagi, dan solidaritas sosial antarwarga Kota Banda Aceh, terutama bagi masyarakat yang selama ini jarang menikmati daging kurban.
(Raudhatul Jannah)