
Wakil Rektor Bidang Kerja Sama USM, Dr Jalaluddin menyerahkan cenderamata ke Direktur PT Agro Sinergi Nusantara, Sarjani usai acara penandatanganan MoA di Meulaboh, Aceh Barat, Senin (20/4/2026).
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Universitas Serambi Mekkah (USM) memperkuat koneksi dunia kampus dengan industri melalui kerja sama strategis dengan PT Agro Sinergi Nusantara.
Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) yang berlangsung di Meulaboh, Aceh Barat, Senin (20/4), menjadi langkah konkret menjembatani teori di bangku kuliah dengan praktik nyata di lapangan—khususnya di sektor industri kelapa sawit.
Kerja sama ini mencakup pengembangan pendidikan, riset, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia, dengan fokus utama pada penguatan kompetensi mahasiswa melalui praktik langsung di industri.
Dari Kampus ke Pabrik
Rombongan USM yang dipimpin Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Jalaluddin, disambut Direktur PT Agro Sinergi Nusantara, Sarjani.
Usai penandatanganan, agenda dilanjutkan dengan kunjungan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Aceh Jaya sekaligus pelepasan mahasiswa kerja praktik dari Program Studi Teknik Kimia.
Sebanyak tiga mahasiswa—Praja Nethan Ilham Ponna, Junia Mauliddina Hulu, dan Michail Sidabalok—akan menjalani praktik industri selama satu bulan.
Belajar Langsung dari Mesin Industri
Menurut Jalaluddin, kerja praktik ini dirancang agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu membaca dan menghadapi realitas industri.
“Mahasiswa akan mendapatkan pemahaman komprehensif tentang proses pengolahan kelapa sawit secara langsung di lapangan,” ujarnya.
Lebih dari itu, program ini juga diarahkan untuk:
- Mengasah keterampilan teknis
- Melatih kemampuan analisis
- Membentuk kesiapan kerja di dunia industri
Win-Win: Kampus, Mahasiswa, Industri
Kerja sama ini diposisikan sebagai hubungan saling menguntungkan:
- Mahasiswa mendapat pengalaman nyata dan kesiapan kerja
- Kampus meningkatkan kualitas lulusan agar relevan dengan kebutuhan industri
- Perusahaan memperoleh akses pada calon tenaga kerja terlatih
Model kolaborasi seperti ini dinilai menjadi kunci dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif.
Langkah Kecil, Dampak Besar
Meski dimulai dari tiga mahasiswa, kerja sama ini membuka peluang lebih besar ke depan—baik dalam skala riset, magang massal, hingga rekrutmen langsung.
Di tengah tuntutan industri yang kian dinamis, kolaborasi kampus dan dunia usaha bukan lagi pilihan, tetapi keharusan.[]
