
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH — Membangun rumah impian kerap identik dengan biaya besar. Harga semen, besi, kayu, hingga finishing yang terus naik membuat banyak orang menunda membangun hunian. Namun para ahli menilai rumah yang kokoh dan menarik tak selalu harus dibangun dengan material mahal.
Kuncinya adalah cermat memilih bahan bangunan sederhana yang tetap berkualitas, tahan lama, sehat, dan memiliki nilai estetika. Dengan strategi tepat, pemilik rumah bisa menekan biaya tanpa mengorbankan kenyamanan.
Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Jakarta, Teguh Aryanto, mengatakan ada tiga faktor utama saat memilih material bangunan: kekuatan, kesehatan, dan keindahan tampilan.
“Bahan sederhana bukan berarti murahan. Yang penting sesuai fungsi dan kualitasnya terjamin,” ujarnya.
Berikut rekomendasi material hemat biaya namun tetap layak digunakan:
- Genteng Metal Galvalum
Alternatif atap ekonomis yang semakin diminati adalah genteng metal galvalum. Material ini ringan, tahan karat, dan mampu melindungi rumah dari hujan serta panas dengan baik.
- Kusen Aluminium
Sebagai pengganti kayu, kusen aluminium lebih tahan rayap, tidak mudah lapuk, dan minim perawatan. Cocok untuk rumah modern maupun minimalis.
- Bata Ringan
Untuk dinding, bata ringan menjadi pilihan favorit karena bobotnya lebih ringan, pemasangan cepat, dan tetap kuat menopang bangunan.
- Lantai Vinyl atau Granite Tile Diskon
Bagi yang ingin lantai cantik tanpa biaya besar, vinyl menawarkan tampilan rapi dan nyaman dipijak. Alternatif lain, keramik granite tile yang sedang diskon juga bisa memberi kesan mewah ala marmer.
- Roof Sheet PVC
Atap lembaran berbahan PVC bisa menjadi solusi rumah bergaya modern dengan biaya terjangkau. Bentuknya mampu memberi kesan seperti atap genteng biasa.
- Plafon PVC
Jika gipsum dinilai mahal dan rumit, plafon PVC menjadi pilihan praktis. Material ini tahan lembap, ringan, dan pemasangannya lebih cepat tanpa finishing tambahan.
- Pagar GRC
Pagar sederhana namun estetik bisa dibuat dari baja ringan yang dilapisi Glassfibre Reinforced Concrete (GRC). Setelah dicat motif kayu, tampilannya elegan dengan biaya lebih murah dibanding kayu asli.
- Moulding Dinding
Untuk memberi kesan klasik ala Eropa, pemilik rumah bisa menambahkan moulding dinding berbahan gipsum. Biaya bahan relatif murah, meski pemasangan membutuhkan ketelitian lebih.
Rumah Bagus Tak Harus Mahal
Kontraktor dari Rebwild Construction, Wildan, menilai banyak pemilik rumah terjebak anggapan bahwa rumah indah harus memakai material premium. Padahal, kombinasi desain cerdas dan pemilihan bahan yang tepat justru lebih menentukan hasil akhir.
Di tengah naiknya harga properti dan biaya pembangunan, tren rumah hemat kini semakin diminati masyarakat urban. Rumah sederhana, efisien, namun tetap nyaman dipandang menjadi pilihan realistis generasi masa kini.
Jadi, membangun rumah impian tidak selalu soal uang besar. Kadang, yang dibutuhkan hanyalah keputusan cerdas memilih bahan yang tepat.[edi]
