
Tumpukan Air zam zam dari Arab Saudi milik jamaah sudah lama tiba di Asrama Haji Aceh dan mengambilnya di Kemenag Kabupaten dan kota masing-masing. (Foto/mediasurak.id/Raudhah)
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Menjelang dimulainya pemulangan jemaah haji Aceh pada pertengahan Juni mendatang, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh mengeluarkan peringatan penting terkait barang bawaan jemaah. Seluruh jemaah diminta tidak membawa air zamzam di dalam koper bagasi, tas kabin, maupun tas tangan guna menghindari kendala saat pemeriksaan keamanan di bandara Arab Saudi.
Ketua PPIH Embarkasi Banda Aceh, Arijal, mengatakan seluruh barang bawaan jemaah akan melalui proses pemeriksaan menggunakan mesin X-Ray. Koper yang terdeteksi berisi air zamzam akan dibongkar oleh petugas untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Seluruh koper akan diperiksa melalui X-Ray dan apabila terindikasi membawa zamzam, koper tersebut akan dibongkar oleh petugas keamanan bandara,” ujarnya.
Menurut Arijal, ketentuan tersebut merupakan aturan yang berlaku dalam proses pemulangan jemaah haji dan harus dipatuhi agar proses keberangkatan dari Arab Saudi berjalan lancar tanpa hambatan.
Meski demikian, jemaah tidak perlu khawatir kehilangan hak mendapatkan air zamzam. PPIH memastikan seluruh jemaah tetap akan menerima jatah air zamzam setelah tiba di daerah masing-masing melalui mekanisme distribusi yang telah disiapkan.
Saat ini sebanyak 5.484 botol air zamzam untuk jemaah Aceh telah tiba dan tersimpan di Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh. Mulai 2 hingga 5 Juni 2026, stok tersebut dijadwalkan diambil oleh Kementerian Agama kabupaten/kota untuk kemudian disalurkan kepada jemaah setibanya di kampung halaman.
“Karena air zamzam sudah disiapkan dan akan dibagikan melalui Kementerian Agama kabupaten/kota, jemaah tidak perlu lagi membawa sendiri dari Arab Saudi,” kata Arijal.
PPIH berharap seluruh jemaah mematuhi ketentuan tersebut agar proses pemulangan berjalan lancar, tertib, dan tidak terkendala pemeriksaan keamanan di bandara keberangkatan.
[Raudhatul Jannah]