
Foto: Dok. Basarnas Banda Aceh
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Operasi pencarian terhadap Razi Fahreza (13), remaja asal Desa Dayah Caleu, Sigli, yang terseret arus di Pantai Pulau Kapuk, Kecamatan Lhoknga, akhirnya membuahkan hasil. Namun, kabar yang ditunggu keluarga selama tiga hari berakhir dengan duka setelah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (2/6/2026).
Korban ditemukan sekitar pukul 10.25 WIB di kawasan pantai yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi terakhir ia dilaporkan hilang saat mandi bersama keluarganya pada Minggu (31/5).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banda Aceh, Al Hussain, mengatakan operasi pencarian hari ketiga dilakukan dengan membagi personel ke dalam dua tim.
Tim pertama menyisir perairan menggunakan Landing Craft Rubber (LCR) hingga radius tiga kilometer ke arah utara, sementara tim kedua melakukan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang garis pantai sekitar lokasi kejadian.
“Korban berhasil ditemukan pada pukul 10.25 WIB dan selanjutnya dievakuasi serta diserahkan kepada pihak keluarga,” ujar Al Hussain.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR gabungan resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.
Pencarian melibatkan Basarnas Banda Aceh, Pos AL Lhoknga, Polsek Lhoknga, Satgas SAR Banda Aceh, Yon Kikav, RAPI, serta masyarakat setempat yang sejak awal turut membantu upaya pencarian.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan bahaya arus laut di sejumlah kawasan wisata pantai Aceh Besar, terutama saat musim liburan ketika jumlah pengunjung meningkat. Masyarakat diimbau lebih waspada dan memperhatikan kondisi cuaca maupun gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut.
[Anisaton Humaira]