
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – DPP Partai NasDem mengatur ulang struktur (reposisi) kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem Aceh. Kebijakan ini membuat posisi sekretaris dan bendahara DPW Nasdem Aceh saat ini diisi kader baru.
Sesuai Surat Keputusan (SK) tertanggal 15 September 2026, DPP Partai NasDem tetap mempercayakan Irsan Sosiawan Gading sebagai Ketua DPW Nasdem Aceh. Adapun diposisi Sekretaris DPP Nasdem menunjuk Yunadi Natsir menggantikan Heri Julius.
Sementara posisi bendahara ditempati Muhammad Furqan Firmandez B.Am menggantikan Muhammad Raji Firdana.
“Reposisi dan penyegaran struktur kepengurusan DPW Partai NasDem Aceh ini dalam rangka penguatan struktur dan kerja-kerja konsolidasi politik internal organisasi. Ini untuk menghadapi Pemilu 2029,”kata Ketua DPW Nasdem Aceh, dalam siaran pers, Rabu (23/09/2026).
Penyegaran struktur ini kata Irsan merupakan ketetapan DPP Partai Nasdem sebagai bagian dari strategi nasional guna memperkuat mesin partai di daerah. Tak hanya itu, penyegaran lanjut dia, merupakan upaya meningkatkan soliditas kader, dan memastikan kerja politik yang lebih efektif, modern, dan terukur.
“Rekam jejak, kapasitas manajerial dan komitmen kuat dalam membangun Partai NasDem Aceh tentu menjadi alasan penunjukkan Kedua kader ini. Jadi bukan sekedar pergantian tetapi bagian dari upaya menghadirkan energi baru di tubuh partai,”ujar Irsan.
Menurut Irsan, reposisi juga menjadi momentum konsolidasi menyeluruh di tingkat DPW hingga DPP.
“Ini adalah bagian dari penyegaran dan penguatan struktur. NasDem Aceh harus lebih solid, lebih cepat, dan lebih dekat dengan rakyat. Kita butuh kerja-kerja politik yang nyata dalam membela dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tutur Irsan.
Irsan mengaku optimis, bergabungnya Yunardi Natsir dan Muhammad Furqan Firmandez serta beberapa kader muda lainnya semakin memaksimalkan kerja mesin partai yang mengusung semangat perubahan tersebut.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang OK DPW Nasdem Aceh, Nurchalis, mengatakan sejumlah agenda yang menjadi fokus utama telah dipersiapkan DPW Nasdem Aceh pasca reposisi.
Selain restrukturisasi dan Penguatan Struktur NasDem seluruh Aceh agenda tersebut diantaranya penguatan sayap partai, penguatan elektoral, politik gagasan serta UMKM dan pemuda.
“Agenda ini tentu menyeluruh. Penataan dan penguatan struktur DPD, DPC dan DPRt NasDem di 23 kabupaten/kota se-Aceh. Termasuk memaksimalkan peran Garda Pemuda NasDem, Garnita, Garpu, Petani NasDem dan organisasi sayap lainnya,”kata Nurchalis.
Nurchalis menegaskan berbagai agenda tersebut merupakan bentuk komitmen DPW Partai NasDem Aceh
agar tetap berada di garis Restorasi Indonesia, membawa perubahan yang berdampak nyata bagi masyarakat Aceh.



