
Ade Irwansyah
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Anggota DPRA dari Dapil 10 Fraksi NasDem memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang menyebut mereka mangkir dari agenda reses di Pulau Simeulue. Mereka menegaskan tidak pernah melupakan masyarakat Simeulue dan tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi daerah kepulauan tersebut di tingkat provinsi.
Melalui Ade Irwansyah, S.IP, Staf Fraksi NasDem DPRA, para legislator menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh konstituen dan elemen masyarakat Simeulue atas tertundanya agenda reses yang sempat dijadwalkan.
“Kami mengapresiasi kritikan dan masukan dari elemen masyarakat, terutama kepada Adinda Rifai Alafanta. Peran adinda sebagai kontrol sosial dan pengingat bagi kami anggota DPRA sangat kami hormati,” ujar Ade kepada mediasurak.id.
Menurutnya, Simeulue merupakan bagian penting dari Daerah Pemilihan (Dapil) 10 sehingga menjadi tanggung jawab para wakil rakyat untuk terus menjalin komunikasi dan menyerap aspirasi masyarakat.
“Simeulue merupakan bagian dari Dapil 10, sehingga menjadi tanggung jawab kami untuk tidak melupakannya. Kami berkomitmen untuk turun bersilaturahmi, menyerap aspirasi masyarakat, serta mendengarkan berbagai persoalan dan keluhan yang terjadi di Simeulue agar dapat kami suarakan dan perjuangkan kepada Pemerintah Aceh di tingkat provinsi,” katanya.
Ade menjelaskan, agenda reses ke Simeulue sebenarnya telah dijadwalkan sebanyak dua kali. Namun, kedua agenda tersebut terpaksa ditunda karena adanya kegiatan kedewanan yang bersifat strategis dan tidak dapat diwakilkan.
Dua agenda tersebut yakni rapat koordinasi terkait pertimbangan DPRA terhadap perubahan Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) di Badan Legislasi DPR RI serta rapat tindak lanjut hasil Rapat Dengar Pendapat dengan Badan Legislasi DPR RI dan sinkronisasi draf perubahan UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.
“Agenda tersebut tidak dapat kami tinggalkan karena menyangkut masa depan Aceh, khususnya terkait perubahan UUPA yang sedang menjadi perhatian bersama,” ujarnya.
Meski demikian, Fraksi NasDem memastikan agenda reses ke Simeulue tetap menjadi prioritas dan akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan turun reses menemui konstituen dan masyarakat Simeulue. Komitmen kami sebagai wakil rakyat adalah senantiasa memperjuangkan aspirasi konstituen di dapil, termasuk masyarakat Simeulue,” tegas Ade.
Klarifikasi ini sekaligus menjadi jawaban atas kritik yang berkembang di tengah masyarakat terkait kehadiran wakil rakyat di daerah kepulauan tersebut.
Bagi masyarakat Simeulue, kehadiran anggota dewan tidak hanya penting untuk menyerap aspirasi, tetapi juga menjadi simbol perhatian dan komitmen terhadap berbagai persoalan yang dihadapi daerah.
Sementara bagi Fraksi NasDem, kritik yang muncul dipandang sebagai bentuk kepedulian masyarakat yang justru menjadi pengingat agar hubungan antara wakil rakyat dan konstituen tetap terjaga.
Kini, masyarakat Simeulue menunggu realisasi janji tersebut: kehadiran para wakil rakyat yang tidak hanya hadir dalam forum-forum legislasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat untuk mendengar, menyapa, dan memperjuangkan aspirasi mereka.[hr]