
Emas Antam
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Harga PT Aneka Tambang Tbk atau emas Antam kembali tertekan pada perdagangan Rabu (29/4/2026). Logam mulia favorit investor domestik itu ambruk Rp30.000 dan kini dijual Rp2.784.000 per gram, menjadi level terendah dalam lebih dari tiga bulan terakhir.
Berdasarkan data resmi situs Logam Mulia Antam pukul 08.30 WIB, penurunan ini menghapus kenaikan tipis sehari sebelumnya ketika harga sempat naik Rp5.000 ke level Rp2.814.000 per gram.
Koreksi tajam hari ini menandai pelemahan terdalam sejak 21 Januari 2026, sekaligus memberi sinyal bahwa tren bullish emas mulai kehilangan tenaga.
Tak hanya harga jual, nilai buyback atau pembelian kembali juga ikut longsor. Hari ini, buyback dipatok Rp2.573.000 per gram, turun Rp52.000 dibanding perdagangan sebelumnya.
Artinya, pemilik emas yang ingin menjual kembali koleksinya harus menerima penurunan nilai yang jauh lebih besar dibanding penurunan harga jual.
Terseret Kejatuhan Emas Dunia
Pelemahan emas Antam sejalan dengan tekanan di pasar global. Harga emas internasional pada perdagangan Selasa (28/4/2026) ditutup di US$4.594,51 per troy ons, merosot 1,86 persen dalam sehari.
Dalam dua hari terakhir, emas dunia telah terkoreksi sekitar 2,4 persen. Level penutupan tersebut juga menjadi yang terendah sejak akhir Maret 2026.
Pada perdagangan pagi ini, harga emas global masih melemah tipis ke US$4.591,37 per troy ons, menandakan tekanan jual belum sepenuhnya reda.
Saatnya Beli atau Tunggu?
Bagi investor jangka panjang, koreksi harga kerap dianggap momentum akumulasi. Namun bagi trader jangka pendek, tren penurunan ini menjadi alarm bahwa volatilitas masih tinggi.
Jika pelemahan emas global berlanjut, harga emas Antam berpotensi kembali terkoreksi dalam beberapa hari ke depan. Sebaliknya, jika pasar berbalik akibat sentimen geopolitik atau pelemahan dolar AS, harga bisa rebound cepat.
Satu hal yang pasti, setelah berbulan-bulan berada di puncak, emas kini sedang diuji.[am]
