
MEDIASURAK.ID JANTHO – Personel SAR gabungan akhirnya menemukan Juanda, mahasiswa yang hilang terseret arus di Lokasi Wisata Lhok Keutapang, Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar, Minggu 23 Agustus 2026 lalu. Korban ditemukan meninggal dunia setelah upaya pencarian selama 4 hari oleh Personel SAR gabungan.
“Korban ditemukan warga Rabu 26-08-26 sekira pukul 19.55 WIB, terdampar di pinggir pantai dengan kondisi meninggal dunia,”kata
Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan SAR) Kelas A Banda Aceh, Zul Indra, Kamis (27/08/26).
Menurut Zul Indra, penemuan tak berselang lama setelah petugas SAR gabungan menutup upaya pencarian korban dihari ke empat, Rabu pukul 18.00 WIB. Dihari hari keempat, petugas memperluas upaya pencarian sejauh 4 Noutical Mill ke arah barat dari lokasi korban terseret arus.
“Tim pencarian juga kita bagi menjadi 2. Selain 1 unit RIB, kita melakukan pemantauan udara menggunakan drone juga menyisir pantai hingga 2 kilometer dari lokasi kejadian. Tapi memang hingga penutupan pencarian belum membuahkan hasil hingga korban ditemukan warga,”kata Zulindra.
Zul Indra mengatakan evakuasi jenazah korban dilakukan Rabu malam sekira pukul 20.15 WIB setelah petugas tiba di lokasi, usai menerima laporan warga. Gelombang tinggi serta angin kencang menjadi tantangan petugas mengevakuasi jenazah korban.
“Korban tiba di Pelabuhan Ule Lheue Banda Aceh pukul 20.15 WIB dan langsung dibawa menuju RSUZA. Dengan penemuan, operasi SAR juga kita tutup,”ungkapnya.
Juanda dilaporkan hilang terseret arus di Pantai Lhok Keutapang, Minggu (23/08/26).Peristiwa terjadi saat korban tengah mandi bersama rekannya setelah berlibur dikawasan wisata di Gampong Lampageue tersebut.



