
Tiga mahasisiwi FK USKBanda Aceh foto bersama usai raih mendali emas di Shanghai, China.Ist
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK). Tiga mahasiswi Fakultas Kedokteran USK berhasil meraih medali emas dalam kompetisi inovasi internasional di Shanghai, China, setelah mengungguli ratusan inovasi dari berbagai negara melalui produk hidrogel berbahan ekstrak selada laut dan lidah buaya.
Prestasi membanggakan itu diraih oleh tiga mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter FK USK, yakni Zahratul Dwi Safrina, Debby Tri Handayani, dan Nadira Yasvina. Ketiganya dibimbing oleh dosen FK USK, Dr Suryawati Apt, SSi, MSc.
Ajang internasional tersebut berlangsung di Shanghai World Expo Exhibition and Convention Center (SWEEC), China, pada 11–13 Juni 2026. Lebih dari 1.000 penemuan dan inovasi dari berbagai negara berkompetisi dalam 22 kategori produk untuk memperebutkan penghargaan yang diberikan oleh World Invention Intellectual Property Association (WIIPA).
Tim FK USK tampil pada kategori personal care product dengan membawa Ulvera Hydrogel, yakni sediaan hidrogel yang memadukan ekstrak selada laut dan lidah buaya sebagai bahan utama untuk membantu perawatan masalah kulit eksim kering.
Inovasi tersebut berhasil menarik perhatian dewan juri dan mengantarkan tim USK meraih medali emas, mengungguli berbagai produk inovasi lain dari negara-negara peserta.
Ketua tim, Zahratul Dwi Safrina, menjelaskan bahwa perjalanan menuju kompetisi internasional itu tidaklah mudah. Tahapan diawali dengan seleksi abstrak yang menjelaskan konsep dan keunggulan produk inovasi yang dikembangkan.
“Setelah lolos seleksi abstrak, kami ditetapkan sebagai finalis dan berhak mengikuti pameran. Di sana kami harus menyiapkan booth serta mempresentasikan produk secara langsung di hadapan dewan juri,” ujarnya.
Menurut Zahratul, ajang tersebut menjadi pengalaman berharga karena mempertemukan para inventor dari berbagai negara untuk saling berbagi gagasan dan inovasi.
Peserta yang berpartisipasi berasal dari 13 negara, antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Arab Saudi, Iran, Hong Kong, China, Rusia, Polandia, Romania, serta sejumlah negara lainnya.
Kompetisi ini merupakan salah satu ajang penelitian dan pameran inovasi internasional yang secara rutin diselenggarakan untuk mendorong kolaborasi antara inventor dari China dan berbagai negara. Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan yang ke-9 dan menghadirkan beragam inovasi dari berbagai bidang yang terus berkembang dari tahun ke tahun.
Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran USK, Dr dr Syafrizal Rahman SpOT, menyampaikan apresiasi tinggi atas prestasi yang ditorehkan ketiga mahasiswinya.
“Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan dan membawa harum nama almamater di tingkat internasional,” kata Syafrizal Rahman di Banda Aceh, Senin (15/6/2026).
Ia mengaku telah melihat langsung presentasi produk inovasi tersebut sebelum tim berangkat ke Shanghai dan optimistis Ulvera Hydrogel memiliki prospek untuk terus dikembangkan.
“Sebelum ke Shanghai, mereka ada presentasikan produk inovasinya kepada saya. Mantap. Insyaallah produk ini akan kita kembangkan,” ujarnya.
Menurut Syafrizal, capaian tersebut diharapkan dapat memicu semangat kreativitas dan inovasi mahasiswa FK USK untuk terus berkarya dan berkompetisi di tingkat internasional.
Ia berharap inovasi dan hasil karya mahasiswa USK dapat terus berkembang sehingga tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Inovasi dan hasil karya mahasiswa USK diharapkan dapat terus berkembang ke depannya sehingga dapat terus membanggakan dan membuat USK semakin dikenal di kancah internasional,” pungkasnya.(am)