
UIN Ar-Raniry mewisuda 2.060 lulusan dari program sarjana, magister, dan doktor.Ist
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh terus menunjukkan kiprahnya sebagai salah satu perguruan tinggi Islam yang berkembang pesat di Indonesia. Pada Wisuda Gelombang I dan II Tahun 2026 yang berlangsung di Auditorium Prof. Ali Hasjmy, sebanyak 2.060 lulusan dari program sarjana, magister, dan doktor resmi dikukuhkan, dengan ratusan di antaranya meraih predikat cumlaude.
Wisuda yang berlangsung pada 22 hingga 24 Juni 2026 itu bukan hanya menjadi momentum akademik, tetapi juga menandai semakin kuatnya agenda internasionalisasi kampus.
Wakil Rektor I UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Muhammad Yasir Yusuf, mengatakan jumlah lulusan yang diwisuda terdiri atas 1.913 lulusan program sarjana, 110 lulusan magister, dan 37 lulusan doktor.
“Pada wisuda semester ganjil dan genap tahun akademik 2025/2026 ini, jumlah lulusan yang diwisuda mencapai 2.060 orang dari jenjang sarjana, magister, dan doktor,” ujar Yasir saat menyampaikan laporan akademik, Senin (22/6/2026).
Dari jumlah tersebut, sebanyak 673 lulusan berhasil meraih predikat cumlaude. Sementara 667 lulusan memperoleh predikat pujian, 714 lulusan berpredikat sangat baik, dan enam lulusan meraih predikat baik.
Mayoritas wisudawan berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang meluluskan 592 orang, disusul Fakultas Syariah dan Hukum sebanyak 400 lulusan. Berdasarkan jenis kelamin, lulusan perempuan mendominasi dengan jumlah 1.296 orang, sedangkan lulusan laki-laki sebanyak 764 orang.
Namun, yang paling mencuri perhatian pada wisuda kali ini adalah semakin kuatnya nuansa internasional di lingkungan kampus.
Sebanyak 14 mahasiswa asing turut diwisuda, terdiri atas 13 mahasiswa asal Malaysia dan satu mahasiswa asal Korea Selatan. Mahasiswa asal Korea Selatan, Kim Young Jae, berhasil menyelesaikan studi Magister Ekonomi Syariah dan menjadi simbol semakin luasnya pengakuan internasional terhadap UIN Ar-Raniry.
“Wisuda kali ini menunjukkan komitmen UIN Ar-Raniry dalam memperkuat internasionalisasi. Selain mahasiswa dari Malaysia, kita juga meluluskan mahasiswa dari Korea Selatan yang telah menyelesaikan studi pascasarjananya di kampus ini,” kata Yasir.
Selain itu, enam mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry juga berhasil menyelesaikan program double degree melalui kerja sama dengan Universiti Utara Malaysia. Mereka berasal dari Program Studi Magister Ekonomi Syariah, Pendidikan Agama Islam, serta Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Melalui program tersebut, para mahasiswa memperoleh dua ijazah magister sekaligus, yakni dari UIN Ar-Raniry dan Universiti Utara Malaysia. Program ini merupakan hasil kolaborasi lima perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang didukung pendanaan Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), LPDP, dan Kementerian Agama RI.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa kampus terus bergerak maju dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing global.
Perkembangan itu juga tercermin dari meningkatnya jumlah program studi unggul. Jika pada 2022 hanya terdapat 15 program studi unggul dari total 54 program studi, kini jumlahnya meningkat menjadi 37 program studi unggul dari 59 program studi yang dimiliki.
Dengan wisuda tahun ini, jumlah alumni UIN Ar-Raniry Banda Aceh telah mencapai 66.514 orang yang tersebar di berbagai daerah dan profesi. Mereka diharapkan tidak hanya menjadi lulusan yang kompeten secara akademik, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang membawa nilai-nilai Islam moderat, keilmuan, dan pengabdian di tengah masyarakat.
[Raudhah]