
Ilustrasi: Pemerintah siapakan ASN
MEDIASURAK.ID, BANDA ACEH – Pemerintah mulai menyiapkan “pasukan” pendidikan untuk menjalankan Program Sekolah Rakyat yang digadang-gadang menjadi senjata baru dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi di Indonesia. Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka rekrutmen 5.127 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kependidikan yang akan ditempatkan di berbagai Sekolah Rakyat di seluruh Tanah Air.
Langkah ini menandai keseriusan pemerintah memperkuat Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN). Tidak hanya menyediakan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, program tersebut juga diproyeksikan menjadi instrumen jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus mengurangi ketimpangan sosial.
Pembukaan seleksi PPPK Sekolah Rakyat dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sekaligus implementasi Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 tentang optimalisasi pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.
Berdasarkan pengumuman resmi Kemensos Nomor 1996/1/KP.01.01/06/2026, terdapat sebanyak 5.127 formasi yang dibuka untuk berbagai posisi tenaga kependidikan dan tenaga pendukung operasional sekolah.
Formasi tersebut meliputi Wali Asuh, Wali Asrama, Operator Sekolah, Pengelola Keuangan, serta Tenaga Administrasi. Para peserta yang dinyatakan lulus nantinya akan ditempatkan di Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Kebijakan ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya mengandalkan bantuan sosial dalam upaya menekan angka kemiskinan, tetapi juga mulai membangun instrumen pendidikan yang lebih terstruktur guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga miskin dan rentan.
Dengan kata lain, Sekolah Rakyat diharapkan menjadi sarana transformasi sosial yang mampu membuka akses pendidikan lebih baik bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan ekonomi.
Terbuka untuk Pelamar Umum
Menariknya, seleksi PPPK Tendik Sekolah Rakyat tidak hanya diperuntukkan bagi PPPK paruh waktu di lingkungan Kemensos, tetapi juga terbuka bagi pelamar umum yang memenuhi persyaratan.
Kemensos menetapkan sejumlah syarat umum bagi pelamar, di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), berusia minimal 20 tahun dan maksimal 45 tahun, sehat jasmani dan rohani, bebas narkoba, memiliki Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), serta tidak menjadi anggota maupun pengurus partai politik.
Selain itu, pelamar harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia dan siap bekerja secara sif serta tinggal di sekitar lingkungan atau asrama Sekolah Rakyat.
Untuk persyaratan akademik, pelamar wajib merupakan lulusan perguruan tinggi dengan akreditasi program studi minimal B pada jenjang D-III, D-IV, maupun S-1. Kemensos juga menetapkan syarat Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,10.
Pendaftaran Melalui SSCASN
Seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal SSCASN.
Pelamar diwajibkan membuat akun, mengisi data diri secara lengkap, memilih satu formasi jabatan dan satu wilayah penempatan, menentukan lokasi ujian Computer Assisted Test (CAT), serta mengunggah dokumen yang dipersyaratkan.
Dokumen yang harus disiapkan meliputi pas foto terbaru berlatar merah, surat lamaran bermeterai, surat pernyataan bermeterai, ijazah asli, transkrip nilai asli, sertifikat akreditasi program studi jika diperlukan, serta sertifikat SDM Kesejahteraan Sosial bagi yang memilikinya.
Jadwal Seleksi Ketat dan Cepat
Kemensos menetapkan jadwal seleksi yang relatif singkat dan ketat.
Pengumuman seleksi berlangsung pada 3–15 Juni 2026, sementara pendaftaran dibuka pada 8–14 Juni 2026. Seleksi administrasi dilakukan hingga 16 Juni 2026 dengan hasil diumumkan pada 17 Juni 2026.
Peserta yang lolos administrasi akan mengikuti Seleksi Kompetensi menggunakan sistem CAT Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni hingga 5 Juli 2026.
Selanjutnya, peserta dengan nilai terbaik akan mengikuti Seleksi Kompetensi Tambahan (SKT) sebelum pengumuman kelulusan akhir pada 27 Juli 2026.
Proses pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan pemberkasan akan berlangsung pada 28 Juli hingga 11 Agustus 2026.
Waspadai Penipuan
Kemensos menegaskan seluruh tahapan seleksi PPPK Sekolah Rakyat 2026 tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun.
Masyarakat diminta berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan Kemensos atau menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan berbasis kompetensi.
Informasi resmi terkait rekrutmen hanya diumumkan melalui portal SSCASN dan kanal resmi Kemensos.
Bagi lulusan perguruan tinggi yang ingin membangun karier di bidang pendidikan sekaligus berkontribusi dalam agenda besar pengentasan kemiskinan nasional, rekrutmen PPPK Sekolah Rakyat 2026 menjadi peluang strategis untuk ikut terlibat dalam program yang diharapkan mampu mengubah masa depan ribuan anak dari keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.[am]